SCAFFOLDING DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS VII MTs. MA’ARIF BAKUNG UDANAWU BLITAR

DIANA AZIZAH, 1724143081 (2018) SCAFFOLDING DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS VII MTs. MA’ARIF BAKUNG UDANAWU BLITAR. [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (10MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (536kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (171kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Scaffolding Dalam Menyelesaikan Soal Penalaran Matematis Siswa Kelas VII MTs. Ma’arif Bakung Udanawu Blitar” ditulis oleh Diana Azizah, NIM 1724143081 Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Pembimbing: Dr. Dewi Asmarani, M.Pd. Kata Kunci: scaffolding, penalaran matematis Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang masih kesulitan bernalar dalam memahami konsep materi garis dan sudut khususnya dalam menentukan hubungan antar sudut. Siswa masih bingung dengan materi mana yang ada hubungannya dengan materi yang sedang dipelajari. Selain itu, kemampuan penalaran siswa yang berbeda dalam menyelesaikan soal dengan langkah sistematis. Penerapan metode belajar yang sering kali dilakukan oleh guru masih kurang mampu mendongkrak semangat belajar siswa. Oleh karena itu, peneliti menerapkan scaffolding untuk membantu meningkatkan penalaran matematis siswa dan mengatasi kesulitan dalam menyelesaikan setiap kali diberi soal materi garis dan sudut fokusnya materi hubungan antar sudut. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah 1) Bagaimana bentuk kesulitan penalaran matematis siswa kelas VII MTs. Ma’arif Bakung Udanawu Blitar, 2) Bagaimana scaffolding dalam menyelesaikan soal penalaran matematis siswa kelas VII MTs. Ma’arif Bakung Udanawu Blitar. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan bentuk kesulitan penalaran matematis siswa kelas VII MTs. Ma’arif Bakung Udanawu Blitar, 2) Untuk mendeskripsikan scaffolding dalam menyelesaikan soal penalaran matematis siswa kelas VII MTs. Ma’arif Bakung Udanawu Blitar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan 1) Metode Observasi, 2) Metode Tes, 3) Metode wawancara. Observasi yang dilakukan dengan memberikan perlakuan pembelajaran dengan scaffolding, selanjutnya diberikan tes tulis yang diikuti oleh siswa kelas VII J MTs. Ma’arif Bakung Udanawu Blitar dengan mengerjakan 3 butir soal. Setelah itu diambil 6 siswa sebagai subjek penelitian dan dilakukan wawancara sebagai data penunjang, yang terdiri dari masing-masing 2 siswa berkemampuan rendah, sedang dan tinggi. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitiannya menunjukkan bahwa: 1) Bentuk kesulitan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan masalah geometri dikelas VII J MTs Ma’arif Bakung Udanawu Blitar adalah a. Kurang memahami konsep hubungan antar sudut karena tingkat pemahaman siswa berbeda-beda, b. Kurangnya keterampilan pengoperasian materi aljabar sebagai dasar dalam memahami masalah, c. Kurang terlatih dan teliti dalam mengerjakan soal menyebabkan jawaban yang didapat kurang sesuai. 2) Pemberian Scaffolding disesuaikan dengan kesulitan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran berdasarkan teori hierarki Anghileri yaitu: a. Tahap Explaining peneliti membcakan ulang soal dan memberikan penekanan berorientasi pada kalimat yang memberikan informasi penting, b. Tahap Reviewing peneliti meminta siswa untuk membaca kembali soal dan dilanjutkan untuk menyampaikan informasi apa saja yang dia dapatkan, c.Tahap Restructuring peneliti membawa siswa kesituasi terkait yang pernah siswa kenal, dan melakukan tanya jawab kearah yang benar, d. Tahap Developing conceptual hinking, peneliti memberikan pertanyaan yang mengarahkan siswa untuk menghubungkan variabel dengan jawaban yang didapatkan. Scaffolding dapat memberikan solusi pada siswa kelas VII J MTs. Ma’arif Bakung Udanawu Blitar dalam menyelesaikan masalah geometri khususnya hubungan antar sudut dengan baik.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 1724143081 DIANA AZIZAH
Date Deposited: 04 Oct 2018 07:21
Last Modified: 04 Oct 2018 07:21
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/9593

Actions (login required)

View Item View Item