Pengelolaan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kawasan Pantai Selatan Tulungagung

CHUSNUL CHOTIMAH, 197512112002122001 (2020) Pengelolaan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kawasan Pantai Selatan Tulungagung. Akademia Pustaka, Tulungagung. ISBN 9786237706076

[img]
Preview
Text
Buku Pengelolaan Sampah.pdf

Download (17MB) | Preview
Official URL: https://redaksi.akademia.pustaka@gmail.com

Abstract

Lokasi pesisir pantai sengaja penulis tentukan, karena berdasar fenomena yang ada memang Klatak sebagai tempat destinasi wisata yang akhir-akhir ini marak dengan pengunjung yang membludak sebagai akibat dari dibukanya jalur lintas selatan (JLS) menjadikan pantai ini tidak lagi terjaga lingkungannya, terutama akibat sampah yang ditinggal wisatawan begitu saja. Ditambah lagi dengan sampah akibat dari dibukanya saluran Niyama, semakin menambah pencemaran pantai. Klatak merupakan wilayah yang terisolir dari desa Keboireng, namun wilayah ini dihuni oleh para nelayan sehingga dinamakan dengan kampung nelayan. Jumlah penduduk yang minim, terdiri dari 60 KK menjadikan merekalah yang menjaga pantai sekaligus mengelola pantai menjadi destinasi wisata dengan membuka lapak kuliner ikan asap segar, selain berprofesi sebagai nelayan. Pantai Klatak sebagai destinasi wisata ini selain sebagai tempat terjadinya interaksi sosial juga sebagai pengembangan aspek ekonomi masyarakat sekitar. Tindak lanjut dari fenomena tersebut, penulis memandang perlu untuk melakukan aksi melalui pemberdayaan masyarakat Klatak dan warga desa Keboireng (Klatak berada di desa Keboireg) untuk membangun kesadaran akan menjaga lingkungan dan kawasan wisata bersih sampah. Semakin banyak wisatawan berkunjung, maka aktivitas di kawasan tersebut akan meningkat, baik aktivitas sosial maupun ekonomi. Dan setiap aktivitas yang dilakukan, akan menghasilkan manfaat ekonomi bagi kawasan tersebut. Namun yang harus diingat adalah bahwa limbah atau sampah yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut dapat mengancam kawasan wisata alam. Sisi inilah yang perlu dibangun kepeduliannya. Sampah jika dikelola dengan baik memiliki nilai potensial dan membawa berkah. Hasil dari pemberdayaan masyarakat ini adalah terbangunnya pemahaman, kesadaran, dan kepedulian para warga Klatak dan Keboireng akan pentingnya lingkungan bersih, sehat, bebas sampah, munculnya kesadaran warga akan kepedulian tentang sampah membawa berkah dan sampah menghasilkan ekonomi kreatif-produktif. Selain itu atas inisiasi warga mereka mendirikan bank sampah Klatak dan Randu Alas Keboireng. Tentunya pembinaan dan pendampingan terus dilakukan oleh penulis untuk menjaga semangat dan kontinyuitas aktivitas tersebut.

Item Type: Book
Subjects: Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Dr., M.Ag 197512112002122001 CHUSNUL CHOTIMAH
Date Deposited: 29 May 2020 15:29
Last Modified: 29 May 2020 15:29
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/15001

Actions (login required)

View Item View Item