STRATEGI GURU FIQH DALAM MENGATASI GANGGUAN KOMUNIKASI PEMBELAJARAN DI MTSN 5 TULUNGAGUNG

ADIB IQOMATUL MAGHFIROH, 1721143013 (2018) STRATEGI GURU FIQH DALAM MENGATASI GANGGUAN KOMUNIKASI PEMBELAJARAN DI MTSN 5 TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (520kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (91kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (229kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (368kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (197kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (362kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (223kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (93kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (178kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Strategi Guru Fiqh Dalam Mengatasi Gangguan Komunikasi Pembelajaran di MTsN 5 Tulungagung” ini ditulis Adib Iqomatul Maghfiroh, NIM. 1721143013, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, dosen pembimbing Dr. H. Muhammad Muntahibun Nafis, M.Ag. Kata Kunci: Strategi Guru, Gangguan Komunikasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi di dalam kelas bahwasanya terdapat gangguan-gangguan komunikasi pada pembelajaran. Aktifitas belajar sering dinilai sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan. Bosan, jenuh, tidak menarik dan berbagai kesan negatif lain biasanya muncul saat mengomentari aktifitas belajar. Inilah yang menjadikan belajar sebagai sesuatu yang tidak diminati. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan-gangguan komunikasi dalam pembelajaran, salah satunya yaitu kurang fokus dan kurang pahamnya siswa akan materi yang disampaikan oleh guru. Dengan adanya strategi yang digunakan oleh guru, proses komunikasi yang berjalan secara lancar antara guru dan siswa akan membawa hasil pembelajaran yang baik. Persoalan kekurang pahaman dan persoalan lain yang berkaitan dengan materi akan dapat diselesaikan. Di sini peneliti ingin mengetahui bagaimana strategi guru fiqh dalam mengatasi gangguan komunikasi pembelajaran di MTsN 5 Tulungagung. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) bagaimana strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan semantis (bahasa) pada pembelajaran di MTsN 5 Tulungagung? (2) bagaimana strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan mekanis (media) pada pembelajaran di MTsN 5 Tulungagung? (3) bagaimana strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan ekologis (lingkungan) pada pembelajaran di MTsN 5 Tulungagung? Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan semantis (bahasa) pada pembelajaran di MTsN 5 Tulungagung. (2) mengetahui strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan mekanis (media) pada pembelajaran di MTsN 5 Tulungagung. (3) mengetahui strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan ekologis (lingkungan) pada pembelajaran di MTsN 5 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan pengecekan keabsahan temuan menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan atau keajekan pengamatan, triangulasi (triangulasi sumber dan triangulasi metode) dan pemeriksaan atau pengecekan teman sejawat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan semantis (bahasa) pada pembelajaran, adalah sebagai berikut; (a) guru fiqh sabar dalam menjelaskan kembali materi pelajaran yang kurang dipahami oleh siswa, (b) guru fiqh mengucapkan pernyataannya dengan jelas dan tegas, memilih kata-kata yang tidak menimbulkan persepsi yang salah dan disusun dalam kalimat-kalimat yang logis, serta harus menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan dimengerti oleh siswa, (c) Guru fiqh menggunakan metode mengajar yang bervariasi (tidak monoton dalam pembelajaran). (2) strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan mekanis (media) pada pembelajaran, adalah sebagai berikut; (a) guru fiqh memotivasi siswa mencari referensi lain untuk menambah materi yang belum ada di modul, misalnya mencari di internet, (b) guru fiqh mengganti penggunaan LCD dengan media lain seperti gambar yang di print. (3) strategi guru fiqh dalam mengatasi hambatan ekologis (lingkungan) pada pembelajaran, adalah sebagai berikut; (a) guru fiqh menjadikan kelas lebih nyaman dengan cara pengaturan ruang kelas, di antaranya pengaturan tempat duduk, pengaturan alat-alat pengajaran, penataan keindahan dan kebersihan kelas, serta mengatur ventilasi dan tata cahaya, (b) guru fiqh berusaha tetap memfokuskan siswa pada pelajarannya dengan cara memberikan tugas.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: 1721143013 ADIB IQOMATUL MAGHFIROH
Date Deposited: 26 Sep 2018 02:32
Last Modified: 26 Sep 2018 02:32
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/9518

Actions (login required)

View Item View Item