ANALISIS PROSES BERPIKIR REFLEKTIF BERDASARKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI LINGKARAN KELAS VIII DI MTSN 2 BLITAR TAHUN AJARAN 2017/2018

ASVINI SYADU, 1724143044 (2018) ANALISIS PROSES BERPIKIR REFLEKTIF BERDASARKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI LINGKARAN KELAS VIII DI MTSN 2 BLITAR TAHUN AJARAN 2017/2018. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (871kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (179kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (103kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (271kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (435kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (140kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (963kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (299kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (45kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (135kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini dengan judul “Analisis Proses Berpikir Reflektif Berdasarkan Kemampuan Kognitif Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Lingkaran Kelas VIII Di MTsN 2 Blitar Tahun Ajaran 2017/2018”. Ditulis oleh Asvini Syadu, NIM: 1724143044, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, dibimbing oleh Dr. Muniri, M.Pd. Kata kunci: Analisis, Proses Berpikir Reflektif, Menyelesaikan Masalah Fenomena kecenderungan pada guru matematika yang kurang mengoptimalkan proses berpikir siswa dalam pembelajaran matematika, terutama kemampuan proses berpikir tingkat tinggi yaitu berpikir reflektif. Proses berpikir reflektif siswa dalam penelitian ini meliputi 3 fase, yaitu: Pertama, Reacting adalah bereaksi dengan pemahaman pribadi terhadap masalah matematis yang berfokus pada sifat alami situasi. Kedua, Comparing adalah melakukan analisis dan klarifikasi pengamalaman individual, serta makna dan informasi-informasi untuk mengevaluasi apa yang diyakini dengan cara membandingkan reaksi dengan pengalaman yang lain. Ketiga, Contemplating adalah fokus terhadap suatu tingkatan pribadi dalam proses-proses seperti menguraikan, menginformasikan, mempertimbangkan dan merekontruksi situasi atau masalah. Salah satu aktivitas untuk mengetahui seberapa besar kemampuan berpikir reflektif siswa adalah menyelesaikan soal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir reflektif berdasarkan kemampuan kognitif siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi lingkaran kelas VIII di MTs Negeri 2 Blitar tahun ajaran 2017/2018. Dan mendeskripsikan kemampuan tingkat berpikir reflektif berdasarkan kemampuan kognitif siswa dalam menyelesaikan permasalahan berkaitan pada materi lingkaran dengan kemampuan berpikir reflektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan: 1) Tes, 2) Wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Proses berpikir reflektif siswa menunjukkan bahwa: a) Pada penyelesaian soal untuk siswa berkemampuan kognitif tinggi dapat melalui fase Reacting, Comparing, dan Contemplating. b) Pada penyelesaian soal untuk siswa berkemampuan kognitif sedang dapat melalui fase Reacting dan Comparing. c) Pada penyelesaian soal untuk siswa berkemampuan kognitif rendah hanya dapat melalui fase Reacting. 2) Kemampuan tingkat berpikir reflektif siswa menunjukkan bahwa: a) Pada penyelesaian soal untuk siswa berkemampuan kognitif tinggi, kemampuan tingkat berpikir reflektif siswa adalah sangat tinggi. Hal ini terbukti karena pada semua soal siswa dikatakan reflektif. b) Pada penyelesaian soal untuk siswa berkemampuan kognitif sedang, kemampuan tingkat berpikir reflektif siswa adalah tinggi. Hal ini terbukti karena hampir semua soal siswa dikatakan cukup reflektif dan terdapat satu soal dimana siswa dikatakan reflektif. c) Pada penyelesaian soal untuk siswa berkemampuan kognitif rendah, kemampuan tingkat berpikir reflektif siswa adalah sedang. Hal ini terbukti karena dari hasil analisis hampir semua soal siswa dikatakan kurang reflektif dan terdapat satu soal dimana siswa dikatakan cukup reflektif. d) Kemampuan tingkat berpikir reflektif siswa dipengaruhi juga oleh ketelitian siswa dalam memecahkan masalah. e) Kemampuan tingkat berpikir reflektif siswa juga ditentukan oleh siswa yang masih belum mengerti sepenuhnya tentang materi prasyarat dari lingkaran yaitu rumus keliling dan luas lingkaran.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Pendidikan > Pendidikan Menengah
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 1724143044 ASVINI SYADU
Date Deposited: 10 Aug 2018 01:54
Last Modified: 10 Aug 2018 01:54
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/8179

Actions (login required)

View Item View Item