SISTEM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK (STUDI KASUS DI SDI SUNAN GIRI NGUNUT TULUNGANGGUNG)

MARDIATUN MUNAWAROH, 1725143169 (2018) SISTEM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK (STUDI KASUS DI SDI SUNAN GIRI NGUNUT TULUNGANGGUNG). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (732kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (331kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (90kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (407kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (364kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (250kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (462kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (179kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (90kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (155kB)

Abstract

Mardiatun Munawaroh, 2018, NIM: 1725143169, dengan judul “Sistem Pendidikan Pondok Pesantren dalam Membentuk Kepribadian Peserta Didik (Studi Kasus di SDI Sunan Giri Ngunut Tulunganggung)”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh Drs. H. Timbul, M. Pd. I. Kata Kunci : Sistem pendidikan, Pondok pesantren, Kepribadian. Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi dengan SDI Sunan Giri ini mempunyai nilai lebih, karena SDI Sunan Giri ini memiliki sistem pendidikan berbasis pondok pesantren, dimana menggabungkan kurikulum pondok pesantren dalam kurikulum formalnya. SDI Sunan Giri adalah salah satu sekolah yang dipilih peneliti untuk dijadikan sebagai contoh sekolah islam yang dinaungi pondok pesantren. Sekolah ini memiliki materi plus dari pondok pesantren yang di jadikan sebagai keunggulan, yakni pembelajaran kitab kuning dan pembelajaran sorogan (pembelajaran Al-Quran). Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana perencanaan sistem pendidikan pondok pesantren yang dijalankan di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung? (2) Bagaimana pelaksanaan sistem pendidikan pondok pesantren di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung? (3) Bagaimana kendala dan penunjang pelaksanaan sistem pendidikan pondok pesantren di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung? Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui perencanaan sistem pendidikan pondok pesantren yang dijalankan di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung. (2) Untuk mengetahui pelaksanaan sistem pendidikan pondok pesantren di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung. (3) Untuk mengetahui kendala dan penunjang pelaksanaan sistem pendidikan pondok pesantren di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung. Skripsi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan dunia pendidikan pada umumnya untuk bahan referensi dalam rangka mengetahui sistem pendidikan pondok pesantren dalam membentuk kepribadian peserta didik, sebagai sebuah sumbangan pemikiran baik bagi para guru maupun lembaga pendidikan. Bagi para pembaca sebagai bahan masukan atau referensi yang cukup berarti. Skripsi ini disusun berdasarkan data lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, lalu dianalisis secara induktif. Setelah penulis mengadakan penelitian dengan beberapa metode di atas peneliti memperoleh hasil bahwa: (1) Perencanaan sistem pendidikan pondok pesantren yang dijalankan di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung yaitu: (a) Penyiapan tempat untuk lokasi pondok pesantren yang di bangun oleh KH. Ali Shodiq Umman yang bekerjasama dengan pondok pesantren Gresik, Sedayu. Kemudian rancangan kegiatan yang dilaksanakan di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungaggung dilakukan dengan mempertimbangkan kegiatan yang berjalan di pondok pesantren Gresik. (b) Rapat Koordinasi selalu dilakukan untuk penetepan kepemimpinan dan penentuan Manajemen belajar mengajar, Kurikulum yang berjalan, peraturan, tujuan, kegiatan keagamaan, struktur dan jadwal, dan fasilitas. (c) Rapat koordinasi dihadiri oleh ketua yayasan, pengasuh, pengurus pondok, kepala sekolah dari berbagai jenjang, seperti SDI Sunan Giri, SMA dan SMP Putra Sunan Gunung jati, SMA dan SMP Putri Sunan Gunung jati, dan SMK Sunan Kalijaga. (2) Pelaksanaan sistem pendidikan pondok pesantren di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung yaitu: (a) Melakukan penempatan anak laju (siswa dan siswi yang berangkat dari rumah) dan anak mukim untuk membedakan kegiatan atau jadwal. (b) Pembelajaran SDI Sunan Giri menggunakan dua kurikulum SD yaitu, untuk kelas 1, 2, 4, dan 5 menggunakan Kurikulum 2013, sedangkan kelas 3 dan kelas 6, menggunakan KTSP. Kemudian dalam pengembangannya kurikulum pondok pesantren dimasukan pada kegiatan belajar mengajar di sekolah. (c) Pembelajaran kitab kuning dan sorogan (pembelajaran Al-quran) dijadikan sebagai materi plus. Dalam pembagiannya, untuk anak mukim Pengajaran kitab kuning dan sorogan diluar jam sekolah, sedangkan untuk anak laju di jadwakan seperti pelajaran formal. (d) Pembentukan anak berakhlakul karimah melalui pembiasaan 3S (salam, senyum, sapa), petuah-petuah dan nasihat, pembelajaran dari materi pelajaran, pembelajaran melalui kitab kuning, penerapan secara langsung dari materi yang diajarakan, dan pengawasan langsung selama 24 jam dari pihak-pihak yang bersangkutan. Seperti pendidik di SDI Sunan Giri, pengurus dan pengasuh Pondok Pesantren SDI Sunan Giri, dan wali murid. (3) Kendala dan penunjang pelaksanaan sistem pendidikan pondok pesantren di SDI Sunan Giri Ngunut Tulungagung yaitu tentang kesulitan pengondisian peserta didik kerena dikhawatirkan target kelulusan tidak tercapai, namun dalam penunjangnya sekolah dapat menggunakan strategi-strategi tertentu untuk lebih memfokuskan peserta didik.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Kebudayaan Islam
Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru MI
Depositing User: S.Pd. 1725143169 MARDIATUN MUNAWAROH
Date Deposited: 03 Aug 2018 02:32
Last Modified: 03 Aug 2018 02:32
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/7598

Actions (login required)

View Item View Item