MAKNA HIDUP PADA ANAK PIDANA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS 1 BLITAR

JAZILATUR ROHMA, 2833133025 (2018) MAKNA HIDUP PADA ANAK PIDANA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS 1 BLITAR. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (202kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (164kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (232kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (273kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (260kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (315kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (169kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (86kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (164kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Makna Hidup pada Anak Pidana di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Blitar” ini ditulis oleh Jazilatur Rohma, NIM. 2833133025, pembimbing Prof. Dr. H. Mujamil Qomar, M.Ag. Kata Kunci : Makna hidup, Anak pidana Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenonema bahwa menjadi remaja yang berstatus sebagai anak pidana berpotensi memunculkan stigma negatif dari masyarakat atas dirinya. Beralih menjalani kehidupan dari rumah ke lokasi pembinaan memberikan kesan yang berbeda bagi anak pidana. Suasana, kegiatan dan teman yang berubah serta keterbatasan akses komunikasi menjadikan anak pidana mengalami perasaan tertekan dan berujung menghadapi stress. Anak pidana akan memerlukan suatu tujuan hidup dan cara tertentu untuk mempertahankan hidup dalam situasi tersebut. Hal ini yang menarik peneliti untuk mengkaji makna hidup pada anak pidana di LPKA Blitar. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah : 1) Bagaimanakah makna hidup yang dirasakan anak pidana di LPKA Blitar? Dan 2) bagaimakah proses pencapaian makna hidup pada anak pidana di LPKA Blitar? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk fenomenologi. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan penulis dalam penyusunan skripsi ini adalah teknik analisis deskriptif yang bertujuan menjelaskan aspek yang relevan dengan fenomena yang diamati. Untuk menguji keabsahan data yang diperoleh peneliti melakukan triangulasi dan audit kepastian. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa : 1) Anak pidana di LPKA Blitar memaknai kehidupan mereka selama di dalam lapas dengan tiga aspek, yaitu kepuasan terhadap hidup, perasaan berhak atau pantas untuk melanjutkan hidup, dan penerimaan anak pidana terhadap kehidupan yang dijalani. Ketiga aspek tersebut direalisasikan dengan kemampuan mengelola emosinya sehingga tidak terus meratapi keadaannya, berperilaku disiplin, sopan dan ramah, serta memiliki cita-cita untuk kehidupan masa depan. 2) Proses pencapaian makna hidup oleh anak pidana di LPKA Blitar melalui empat tahap fase kehidupan, yaitu fase derita, fase penerimaan diri, fase penemuan makna dan fase realisasi makna. Dalam proses pencapaian makna hidup anak pidana melakukan usaha membangun kemampuan resiliensi dan adaptasi, melakukan perenungan diri dan mengikuti program pembinaan dengan sepenuh hati.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Umum
Psikologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Tasawuf Psikoterapi
Depositing User: 2833133025 JAZILATUR ROHMA
Date Deposited: 28 Feb 2018 06:44
Last Modified: 28 Feb 2018 06:44
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/7313

Actions (login required)

View Item View Item