SUPERVISI PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PPAI) DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH IBTIDA'TYAH (Studi Multikasus di PPAI Kecamatan sutojayan dan PPAI Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar)

KARIS SULTONI AHMADA, 1751154021 (2018) SUPERVISI PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PPAI) DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH IBTIDA'TYAH (Studi Multikasus di PPAI Kecamatan sutojayan dan PPAI Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar). [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (471kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (494kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (135kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (170kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (387kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (202kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (964kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (205kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (140kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (178kB)

Abstract

ABSTRAK Tesis dengan judul “Supervisi Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) dalam Meningkatkan Mutu Madrasah Ibtida’iyah (Studi Multikasus di PPAI Kecamatan Sutojayan dan PPAI Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar)” ini ditulis oleh Karis Sultoni Ahmada dengan dibimbing oleh Dr Hj. Binti Maunah, M.Pd.I. dan Dr. H. Muwahid Shulhan, M.Ag. Kata Kunci: Supervisi, Pengawas Pendidikan Agama Islam, Mutu Madrasah Ibtida’iyah. Madrasah Ibtida’iyah dalam menghadapi masa depan yang semakin mengglobal, orientasinya harus memiliki berbagai perubahan-perubahan yang bisa menciptakan pendidikan yang berkualitas atau bermutu tinggi. Pelaksanaan pendidikan bagi bangsa Indonesia dalam era pembangunan ini sangatlah penting, karena melalui usaha pendidikan dapat ditentukan keberhasilan dari semua pembangunan yang dicita-citakan baik berupa pembangunan fisik, maupun mental spiritual. Pendidikan merupakan syarat mutlak untuk menuju masyarakat adil, makmur dan sejahtera. Pendidikan merupakan jembatan menciptakan manusia yang bermutu dalam pembangunan sehingga pendidikan dapat memicu produktivitas dalam pembangunan. Dengan demikian upaya-upaya memicu pembangunan erat kaitannya dengan mengupayakan pendidikan secara berkesinambungan, terprogram, melalui perencanaan dan kebijaksanaan dibidang kependidikan. Maka dari itu perlu adanya supervisi dari Pengawas Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan mutu Madrasah Ibtida’iyah. Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah: (1) Bagaimana proses supervisi yang dilakukan Pengawas Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtida’iyah Kecamatan Sutojayan dan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar?; (2) Bagaimana metode supervisi yang dilakukan Pengawas Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan mutu Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Sutojayan dan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar?; (3) Bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam proses supervisi di Madrasah Ibtida’iyah Kecamatan Sutojayan dan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar?. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis multikasus. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis data. Sedangkan pengecekan keabsahan datanya menggunakan ketekunan pengamatan, teknik triangulasi, diskusi teman sejawat, keteralihan dan kebergantungan. Dalam penelitian ini yang menjadi informan kunci adalah Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Sutojayan dan Kecamatan Gandusari. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: (1) supervisi yang dilakukan Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Sutojayan dan Gandusari di Madrasah Ibtida’iyah melalui beberapa tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Sedangkan untuk Kecamatan Gandusari ditambah dengan pelaporan. (2) Metode supervisi yang dilakukan Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Sutojayan dan Gandusari dalam meningkatkan mutu Madrasah Ibtida’iyah mempunyai metode sendiri-sendiri. Untuk Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Sutojayan menggunakan metode dengan pendekatan direktif atau secara langsung, sedangkan Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Gandusari menggunakan metode dengan pendekatan kolaboratif atau memadukan cara pendekatan direktif dengan non direktif. (3) Faktor pendukung dan penghambat dalam proses supervisi di Madrasah Ibtida’iyah untuk Kecamatan Sutojayan faktor pendukungnya meliputi: (a) Adanya keterbukaan dari pada guru, (b) Rasa ingin bisa dari para guru untuk mengajar dengan baik dan benar. Faktor penghambatnya diantaranya: (a) Tidak semua para guru punya sifat terbuka. (b) Masih banyak para guru yang belum S1, (c) Keterbatasan sarana dan prasarana yang belum memadai. Sedangkan untuk Kecamatan Gandusari faktor pendukungnya adalah adanya kepatuhan dari para guru dan Kepala Madrasahnya. Faktor penghambatnya adalah banyaknya kegiatan yang menumpuk dan ada sebagian guru yang belum bisa membuat perangkat pembelajaran sendiri.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Manajemen > Pendidikan Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: 175115402 KARIS SULTONI AHMADA
Date Deposited: 23 Feb 2018 01:45
Last Modified: 23 Feb 2018 01:45
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/7283

Actions (login required)

View Item View Item