PENERAPAN METODE TAHFIDZ DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MUROJA’AH SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MTsN NGANTRU TULUNGAGUNG

QURROTUL AINI, 2811133222 (2017) PENERAPAN METODE TAHFIDZ DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MUROJA’AH SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MTsN NGANTRU TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (649kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (173kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (265kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (248kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (432kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (302kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (157kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (191kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “ Penerapan Metode Tahfidz untuk Meningkatkan Kemampuan Muroja’ah Siswa pada Mata Pelajaran al-Qur’an Hadist di MTsN Ngantru Tulungagung” ini ditulis oleh Qurrotul Aini, NIM. 2811133222, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, dibimbing oleh Bapak Dr. H. Nur Efendi, M.Ag Kata Kunci : Metode Tahfidz, Mata Pelajaran al-Qur’an Hadist Salah satu metode yang dikenal siswa untuk membantu siswa dalam menghafal surat pada mata pelajaran al-Qur’an Hadist adalah metode tahfidz.Metode tahfidz adalah proses untuk memelihara, menjaga dan melestarikan kemurnian al-Qur’an yang diturunkan kepada Rasululloh SAW diluar kepala agar tidak terjadi perubahan dan pemalsuan serta dapat menjaga dari kelupaan baik secara keseluruhan maupun sebagaian. Penggunaan metode tahfidz pada mata pelajaran al-Qur’an Hadist agar peserta didik bergairah untuk membaca al-Qur’an dan al-Hadits dengan baik dan benar, serta mempelajarinya, memahami, meyakini kebenarannya, dan mengamalkan ajaran-ajaran dan nilai yang terkandung di dalamnya sebagai petunjuk dan pedoman dalam seluruh aspek kehidupannya. Fokus penelitian pada skripsi ini adalah: (1) Bagaimana penerapan metode tahfidz tanpa muroja’ah dalam meningkatkan kemampuan siswa pada mata pelajaran Qur’an Hadist di MTsN Ngantru Tulungagung? (2) Bagaimana penerapan metode tahfidz menggunakan muroja’ah sebagian dalam meningkatkan kemampuan siswa pada mata pelajaran Qur’an Hadist di MTsN Ngantru Tulungagung? (3) Bagaimana penerapan metode tahfidz menggunakan muroja’ah seluruhnya dalam meningkatkan kemampuan siswa pada mata pelajaran Qur’an Hadist di MTsN Ngantru Tulungagung? Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui metode tahfidz tanpa muroja’ah dalam meningkatkan kemampuan siswa pada mata pelajaran Qur’an Hadist di MTsN Ngantru Tulungagung. (2) Untuk mengetahui metode tahfidz menggunakan muroja’ah sebagian dalam meningkatkan kemampuan siswa pada mata pelajaran Qur’an Hadist di MTsN Ngantru Tulungagung. (3) Untuk mengetahui metode tahfidz menggunakan muroja’ah seluruhnya dalam meningkatkan kemampuan siswa pada mata pelajaran Qur’an Hadist di MTsN Ngantru Tulungagung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, pembahasan teman sejawat serta triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian di MTsN Ngantru Tulungagung tentang metode tahfidz yakni: (1) Penerapan metode tahfidz tanpa muroja’ah dalam meningkatkan kemampuan siswa adalah ceramah singkat namun padat yang dilaksanakan oleh materi dan tata cara pelaksanaan metode tahfidz itu sendiri. Sumber belajar meliputi guru, kitab suci al-Qur’an, buku paket dan modul siswa, media yang digunakan meliputi papan tulis dan LCD untuk mempermudah menyajikan materi. Guru menerapkan metode tahfidz tanpa muroja’ah dengan cara langsung memanggil siswa yang memang benar-benar hafal ayat beserta artinya untuk segera hafalan. Oleh karena itu guru harus meyakinkan kepada siswa apakah sudah benar-benar hafal surat dan mau disetorkan. Guru akan memberi poin kepada siswa yang majunya lebih awal dan mahroj, kelancaran baik. (2) Penerapan metode tahfidz mengunakan muroja’ah sebagian adalah membuat kelompok siswa yang saling menyimak, membantu teman yang belum hafal, mengoreksi supaya bisa saling membenarkan antar teman. Jadi, Seluruh siswa didalam kelas terlihat aktif dan siswa yang sudah hafal tidak nganggur bisa membantu temannya dikelas. (3) Penerapan metode tahfidz mengunakan muroja’ah seluruhnya adalah kegiatan muroja’ah pribadi yang melakukan kita sendiri. Siswa harus sudah benar-benar hafal surat tersebut, setelah itu siswa baru melanjutkan surat sesudahnya dan jangan pindah kesurat yang lainnya apabila belum benar-benar hafal. Jadi, siswa harus bermuroja’ah satu surat duhulu kalau dia benar-benar hafal baru pindah kesurat lainnya.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Pendidikan > Pendidikan Menengah
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: 2811133222 QURROTUL AINI
Date Deposited: 13 Oct 2017 07:56
Last Modified: 13 Oct 2017 07:56
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/6274

Actions (login required)

View Item View Item