PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADITS PESERTA DIDIK KELAS III MI PSM BARAN KECAMATAN MOJO KABUPATEN KEDIRI

NURI HABIBUL HAMIDAH, 2817133136 (2017) PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADITS PESERTA DIDIK KELAS III MI PSM BARAN KECAMATAN MOJO KABUPATEN KEDIRI. [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (379kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (156kB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (197kB)
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (494kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (429kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (781kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (430kB) | Preview
[img] Text
Bab 6.pdf

Download (143kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (165kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini dengan judul “Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Make a Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Al-Quran Hadits Peserta Didik Kelas III MI PSM Baran Mojo Kediri ”. Ditulis oleh Nuri Habibul Hamidah NIM: 2817133136, dibimbing oleh Dr. Agus Purwowidodo, M.Pd. Kata Kunci : Cooperative Learning, Make a Match, Hasil Belajar Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa dalam kegiatan pembelajaran Al-Qur'an Hadits di MI PSM Baran Mojo Kediri ditemukan beberapa kendala dalam proses pembelajaran Al-Quran Hadits, diantaranya peserta didik mengalami kesulitan dalam menulis huruf arab, membaca dan menghafalkan surat pendek, hadits beserta terjemahannya. Kegiatan pembelajaran hanya berpusat pada guru saja, sedangkan peserta didik hanya sebagai pendengar. Kendala dalam proses pembelajaran Al-Qur’an Hadits disebabkan oleh beberapa hal, yaitu : 1) Sebagian peserta didik beranggapan bahwa mata pelajaran Al- Quran Hadits itu sulit karena banyak berorientasi pada hafalan surat dan hadits; 2) Tidak adanya variasi dalam pembelajaran di kelas. Pembelajaran menjadi kurang menarik dan monoton, karena tidak semua peserta didik aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Dengan penerapan model Cooperative Learning Tipe Make a Match diharapkan dapat menjadikan kegiatan pembelajaran berjalan lebih baik, optimal dan menarik bagi peserta didik. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana peningkatan 1) kerjasama, 2) keaktifan dan 3) hasil belajar peserta didik melalui penerapan model cooperative learning tipe make a match pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits materi Hadits Shalat Berjamaah peserta didik kelas III MI PSM Baran Mojo Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: Untuk memaparkan peningkatan 1) kerjasama, 2) keaktifan dan 3) hasil belajar peserta didik melalui penerapan model cooperative learning tipe make a match pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits materi Hadits Shalat Berjamaah peserta didik kelas III MI PSM Baran Mojo Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam PTK tahap penelitian terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting). Penelitian ini menggunakan dua siklus tindakan dengan teknik pengumpulan data menggunakan; observasi, catatan lapangan, wawancara, tes, dan dokumentasi. Tes digunakan untuk memperoleh data tentang hasil belajar peserta didik kelas III pada mata pelajaran Al-Quran Hadits. Sedangkan Observasi, catatan lapangan, dan wawancara digunakan untuk mengamati respon peserta didik terhadap pembelajaran serta keadaan peserta didik maupun keadaan guru dalam penerapan model cooperative learning tipe make a match,. Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data tindakan penelitian. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini apabila penguasaan materi siswa mencapai 75% dari tujuan yang harus dicapai dengan nilai KKM 75. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Quran Hadits menggunakan model Cooperative Learning Tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik materi hadits Shalat Berjamaah. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata tes awal (pre test) adalah 55,14 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 14,28% yang meningkat menjadi 45,77% dengan nilai rata-rata 73,4 setelah dilakukan tindakan pada siklus I. Dan setelah dilakukan tindakan pada siklus II ketuntasan belajar peserta didik meningkat lagi menjadi 88,58% dengan nilai rata-rata 89,78.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru MI
Depositing User: 2817133136 NURI HABIBUL HAMIDAH
Date Deposited: 13 Jul 2017 06:22
Last Modified: 13 Jul 2017 06:22
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/5441

Actions (login required)

View Item View Item