IMPLEMENTASI PERILAKU ALTRUISME PADA PESERTA PENGABDIAN PRAMUKA (STUDI KASUS PADA TAMU RACANA K.H. AGUS SALIM - R.A. KARTINI IAIN TULUNGAGUNG)

MUSLIHAH, 2833133040 (2017) IMPLEMENTASI PERILAKU ALTRUISME PADA PESERTA PENGABDIAN PRAMUKA (STUDI KASUS PADA TAMU RACANA K.H. AGUS SALIM - R.A. KARTINI IAIN TULUNGAGUNG). [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (685kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (362kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (99kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (321kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (374kB)
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (92kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (218kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Implementasi Perilaku Altruisme Pada Peserta Pengabdian Pramuka (Studi Kasus Pada Tamu Racana K.H. Agus Salim - R.A. Kartini Iain Tulungagung)” ini ditulis oleh MUSLIHAH, Nim.2833133040, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Tulungagung, 2017, Pembimbing Dr. Ngainun Naim, M.H.I. Kata Kunci: Altruisme, Pengabdian, Pramuka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya perilaku altruisme dikalangan mahasiswa. Sebagian dari mereka lebih bersikap egois terhadap orang lain. Apalagi dengan adanya alat teknologi yang semakin canggih membuat manusia semakin miskin untuk memiliki sikap altruis (tolong-menolong). Padahal sebagai makhluk sosial manusia tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup tanpa kehadiran orang lain. Mereka memilih untuk membahagiakan diri sendiri tanpa melihat kondisi orang lain yang lebih membutuhkan kebaikan mereka. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana peran perilaku altruisme pada peserta pengabdian pramuka?, (2) Apa manfaat Perilaku altruisme bagi peserta pengabdian pramuka?, (3) Apa saja bentuk-bentuk altruisme yang diterapkan oleh peserta pengabdian dalam kegiatannya? Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari David G.Myers, dalam teorinya menjelaskan bahwa perilaku altruisme merupakan lawan kata dari sikap egois, selain itu pada teori tersebut mengatakan bahwa orang yang altruistis akan peduli dan mau membantu meskipun tidak ada keuntungan yang ditawarkan oleh orang yang ditolong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik purposive sampling, yaitu meneliti 6 peserta pengabdian, dan 3 informan dari pengurus harian Racana K.H. Agus Salim dan R.A. Kartini yang menjabat sebagai pemangku adat dan ketua dewan racana. Teknik kualitatif purposive sampling, yaitu pengambilan sampel yang didasarkan pada ciri-ciri, sifat, ataupun karakteristik tertentu. Sempel ini ditujukan bagi peserta pengabdian yang selalu aktif di sanggar pramuka, dan membantu kesibukan di racana meskipun masih berstatus tamu racana. Sedangkan kriteria untuk pengurus harian racana, mereka memiliki peran penting untuk menjadi koordinator dari semua anggota racana, dan mereka juga berperan sebagai pengendali atas semua roda kegiatan yang telah tersusun atau terprogramkan di draf musdega. Hasil penelitian ini adalah (1) Peserta pengabdian berperan sebagai relawan yang membantu warga desa Pagerwojo tanpa mengharap imbalan dari masyarakat Pagerwojo. (2) Beberapa manfaat yang diperoleh oleh peserta pengabdian antara lain dapat melatih jiwa sosial, melatih mental peserta pengabdian, mengasah kemampuan mereka dalam kehidupan bermasyarakat, melatih kesabaran, serta keikhlasan. (3) Bentuk altruisme yang diterapkan oleh peserta pengabdian ada empat bentuk, pertama dikemukakan oleh Pearce Amato meliputi dua bentuk antara lain setting sosial, yaitu perilaku menolong bersifat terencana terlebih dahulu, formal, dan spontan. Berdasarkan bentuk pertolongannya baik secara langsung maupun tidak langsung. Bentuk yang selanjutnya di kemukakan oleh Mc. Quire yang meliputi dua bentuk anatara lain Cusual helping, yaitu memberikan pertolongan yang sifatnya umum. Subtantial Personal Helping, yaitu pertolongan yang membutuhkan usaha demi keuntungan orang lain.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Umum
Psikologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Tasawuf Psikoterapi
Depositing User: 2833133040 MUSLIHAH
Date Deposited: 13 Dec 2017 03:24
Last Modified: 13 Dec 2017 03:24
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/5372

Actions (login required)

View Item View Item