MODEL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Multi Situs Pada Madrasah Ibtidaiyah Plus Wali Songo dan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek)

Nihayatun Nafiah, 2845134033 (2015) MODEL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Multi Situs Pada Madrasah Ibtidaiyah Plus Wali Songo dan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek). [ Thesis ]

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (254kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (526kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (310kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (477kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (272kB) | Preview

Abstract

Tesis dengan judul “Model Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa (Studi Multi situs di MI Plus Wali Songo dan MI Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek)” ini ditulis oleh Nihayatun Nafiah dengan dibimbing oleh Dr. H.Teguh, M.Ag dan Dr. H. Nur Efendi, M.Ag Kata Kunci: Model Pembelajaran, Prestasi Belajar. Penelitian dalam tesis ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa model pembelajaran merupakan suatu sistem atau proses membelajarkan peserta didik yang direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis agar pesera didik dapat mencapai tujuan pembelajaran yang efektif. Akhir-akhir ini bidang studi bahasa Arab bukan lagi merupakan bidang studi yang diminati peserta didik pada institusi formal, informal bahkan nonformal, akan tetapi ia merupakan bidang studi “hantu” yang menakutkan untuk dipelajari dan digemari. Kasus ini perlu dieksplorasi secara mendalam sebab-sebab ketidaktertarikan peserta didik terhadap bidang studi bahasa Arab. Eksplorasi ini harus dilakukan secara ilmiah, karena bukan tidak sedikit anak takut masuk ke MI karena bidang studi bahasa Arab ini. Pembelajaran seringkali masih bersifat teks book. Guru belum melakukan pembelajaran bermakna, metode yang digunakan belum bervariasi. Sebagai akibatnya kreatifitas peserta didik kurang berkembang dan pola belajar cenderung menghafal. Mencermati permasalahan di atas, sudah saatnya diadakan pembaharuan, inovasi, ataupun gerakan perubahan kearah pencapaian tujuan di atas. Upaya peningkatan pembelajaran yang digunakan untuk mengatasi permasalahan di atas adalah dengan memilih pendekatan, metode, strategi, dan teknik pembelajaran yang tepat. Fokus penelitian tesis ini adalah: 1) Bagaimana motivasi guru di MI Plus Wali Songo dan MI Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek dalam menerapkan Model PAIKEM? , 2) Bagaimana penerapan Model PAIKEM dalam kegiatan pembelajaran bahasa Arab di MI Plus Wali Songo dan MI Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek?, 3 Faktor apa saja yang mempengaruhi penerapan Model PAIKEM dalam pembelajaran bahasa Arab di MI Plus Wali Songo dan MI Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang di pakai adalah studi multi situs. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi kemudian analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan verivikasi data. Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa : 1. Motivasi Guru di MI Plus Wali Songo dan MI Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek dalam Menerapkan PAIKEM Motivasi guru MI Plus Wali Songo dan MI Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek dalam menerapkan PAIKEM dapat dibagi menjadi dua, yaitu ekstrinsik dan intrinsik. Motivasi ekstrinsik menerapkan PAIKEM adalah agar siswa mempunyai ilmu xvi yang bersifat long term. Motivasi intrinsik guru menerapkan PAIKEM adalah untuk memiliki ciri khas dalam mengajar serta meningkatkan kompetensi pedagogis guru. 2. Penerapan Model Pembelajaran dalam Kegiatan Pembelajaran di MI Plus Wali Songo dan MI Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek. a. Dalam penerapan pendekatan pembelajaran ini MI Plus Wali Songo menerapkan 5 (lima) pendekatan diantaranya: Pendekatan AuralOral, Fungsional, Struktural, Berbasis Media, Komunikatif. Sedangkan MI Muhammadiyah Dermosari Tugu Trenggalek menerapkan dua (2) pendekatan pembelajaran yaitu: Komunikatif dan Aural-Oral. b. Penerapan Metode di MI Plus Wali Songo ini ada empat (4) metode, yaitu: Langsung, Aural-Oral, Membaca, Campuran. Sementara metode yang diterapkan di MI Muhammadiyah Dermosari ini ada dua (2) metode, yaitu: Langsung dan Aural-Oral. c. Penerapan Teknik pembelajaran bahasa Arab di MI Plus Wali Songo dan MI Muhammadiyah Trenggalek yaitu di MI Plus Wali Songo menggunakan teknik unsur dan keempat teknik keterampilan berbahasa, d. Alat dan media pembelajaran yang digunakan oleh guru e. Sumber belajar yang digunakan selain dari buku juga dari lingkungan Sekitar. f. Pengorganisasian kelas g. Peran guru. 3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penerapan PAIKEM di MI Plus Wali Songo dan MIM Dermosari Tugu Trenggalek a. Faktor Pendukung Penerapan PAIKEM 1) Adanya komitmen yang kuat dari seluruh tenaga pendidik 2) Adanya managerial yang bagus dari Kepala Madrasah 3) Kekreatifitasan guru b. Faktor Penghambat Penerapan PAIKEM 1) Faktor internal, yang berasal dari dalam diri guru itu 2) Faktor eksternal, yang berasal dari luar pribadi guru adalah pertama, sarana dan finansial yang kurang dan jam mengajar guru yang banyak. c. Cara Mengatasi Hambatan Penerapan PAIKEM. 1) Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar 2) Menyediakan sarana dan prasarana 3) Mengadakan pendampingan yang intensif 4) Mencari dukungan yang kuat dari stakeholder.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nihayatun Nafiah
Date Deposited: 31 Dec 2015 04:44
Last Modified: 31 Dec 2015 04:44
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/3148

Actions (login required)

View Item View Item