KEABSAHAN WUDHU BAGI PENGGUNA KOSMETIK WATERPROOF (Persepsi Ulama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Tulungagung)

FATIN KHAIRUN NISA’, 17102163042 (2021) KEABSAHAN WUDHU BAGI PENGGUNA KOSMETIK WATERPROOF (Persepsi Ulama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (808kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (533kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (191kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (564kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (580kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (352kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (595kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (423kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (298kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (418kB)

Abstract

ABSTRAK Fat in Khairun Nisa’, NIM 17102163042, Keabsahan Wudhu Bagi Pengguna Kosmetik Waterproof (Persepsi Ulama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Tulungagung), Jurusan Hukum Keluarga Islam, IAIN Tulungagung, 2021, Pembimbing Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag. Kata Kunci: Kosmetik Waterproof, Ulama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Penelelitian ini dilatarbelakangi oleh Kosmetik waterproof yang terbuat dari bahan khusus sehingga dapat menghalangi penetrasi pada kulit. Maka hal ini berhubungan dengan para muslimah yang menggunakan kosmetik yang mengandung bahan anti air atau sering disebut dengan kosmetik waterproof pada saat akan melaksanakan wudhu. Hal ini yang menjadi alasan peneliti untuk memfokuskan pada pandangan ulama. Bagaimana wudhu dari seorang wanita yang masih menggunakan kosmetik jenis waterproof ini apakah wudhu tersebut sah atau tidak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.) Bagaimana tinjauan hukum tentang keabsahan wudhu bagi pengguna kosmetik waterproof 2.) Bagaimana keabsahan wudhu bagi pengguna kosmetik waterproof menurut ulama Nahdlatul Ulama Tulungagung 3.) Bagaimana keabsahan wudhu bagi pengguna kosmetik waterproof menurut ulama Muhammadiyah Tulungagung. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1.) Untuk mendeskripsikan tinjauan hukum islam tentang keabsahan wudhu bagi pengguna kosmetik waterproof 2.) Untuk menganalisis presepsi ulama Nahdlatul Ulama Tulungagung tentang keabsahan wudhu bagi pengguna kosmetik waterproof 3.) Untuk menganalisis presepsi ulama Muhammadiyah Tulungagung tentang keabsahan wudhu bagi pengguna kosmetik waterproof. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1.) Ditinjau dari hukum islam pemakaian kosmetik jenis waterproof ini dapat mengakibatkan wudhu seseorang tidak sah jika digunakan pada saat hendak berwudhu. Karena dengan menggunakan kosmetik waterproof yang tidak tembus air ini, berarti ketika ada anggota tubuh yang memang harusnya terkena air tetapi tidak tembus air berarti wudhu tersebut kurang sempurna atau tidak sah 2.) Menurut pandangan ualama Nahdlatul Ulama di Tulungagung hukum wudhu bagi orang yang menggunakan kosmetik waterproof itu tidak sah. Karena dalam syarat sahnya wudhu air harus sampai ke kulit. Sedangkan kosmetik jenis waterproof ini dapat menghambat sampainya air ke kulit 3.) Menurut pandangan ulama Muhammadiyah di Tulungagung hukum wudhu bagi orang yang menggunakan kosmetik waterproof tidak sah. Dan apapun yang menempel pada anggota tubuh yang memamg wajib untuk tersampainya air ketika wudhu, apapun itu bentuknya misalnya seperti kosmetik, ataupun cat yang dapat menghalangi sampainya air pada anggota wudhu yang wajib dicuci maka itu akan menjadikan wudhu tersebut tidak sah.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Fiqih > Ibadah Wajib
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: S1 17102163042 FATIN KHAIRUN NISA’
Date Deposited: 30 Aug 2021 08:46
Last Modified: 30 Aug 2021 08:46
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/21593

Actions (login required)

View Item View Item