NAFKAH ANAK PASCA PERCERAIAN DI DESA LOREJO KECAMATAN BAKUNG KABUPATEN BLITAR

M. ALI MASKUR, 17102153036 (2021) NAFKAH ANAK PASCA PERCERAIAN DI DESA LOREJO KECAMATAN BAKUNG KABUPATEN BLITAR. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (574kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (262kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (689kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (666kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (345kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (305kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (577kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (191kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (410kB)

Abstract

ABSTRAK M. Ali Maskur, NIM 17102153036, Skripsi yang berjudul Nafkah Anak Pasca Perceraian di Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar, Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, 2021, Pembimbing: Dr. Hj. Nur Fadhilah, S.H.I., M.H. Kata Kunci: Nafkah Anak, Perceraian Penelitian ini dilatarbelakangi atas adanya kelalaian dalam pemenuhan nafkah anak pasca perceraian yang terjadi di Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar. UU Perkawinan dan KHI menegaskan bahwa pemeliharaan anak pasca perceraian menjadi tanggung jawab ayah. Al Quran juga menetapkan bahwa ayah dibebani kewajiban atas nafkah anak. Meskipun demikian, di Desa Lorejo terdapat anak yang berada di bawah pengasuhan ibu, sementara ayah pergi ke luar negeri sehingga nafkah anak pasca perceraian tidak terpenuhi. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana nafkah anak pasca perceraian di Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar? 2) Bagaimana nafkah anak pasca perceraian di Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar dalam perspektif hukum positif? 3) Bagaimana nafkah anak pasca perceraian di Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar dalam perspektif hukum Islam? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan analisis-deskriptif. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Nafkah anak pasca perceraian di Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar terdiri dari dua tipe. Pertama, nafkah anak pasca perceraian ditunaikan oleh ayah meskipun tidak rutin. Ayah memberikan sejumlah uang yang nominalnya tidak menentu dan tidak ada kepastian waktu pemberian nafkah anak. Kedua, nafkah anak pasca perceraian tidak terpenuhi sama sekali. 2) Nafkah anak pasca perceraian di Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar baik yang ditunaikan tidak rutin maupun yang tidak dipenuhi sama sekali bertentangan dengan hukum positif. Ketidakpedulian ayah terhadap nafkah anak pasca perceraian tidak sesuai dengan pasal 41 UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan pasal 105 Kompilasi Hukum Islam. 3) Nafkah anak pasca perceraian di Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar baik yang ditunaikan tanpa ada kepastian nominal dan waktu maupun yang tidak dipenuhi sama sekali bertentangan dengan hukum Islam. Kelalaian dalam pemenuhan nafkah anak pasca perceraian tidak sejalan dengan al Quran Surat al Baqarah ayat 233. Ayat ini menegaskan bahwa setiap ayah berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan para ibu baik sandang maupun pangan menurut yang semestinya. Seorang ayah dibebani kewajiban untuk memberi nafkah kepada orang yang menjadi tanggung jawabnya.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Fiqih > Ibadah Sunnah
Peradilan Islam > Perceraian
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 17102153036 M. ALI MASKUR
Date Deposited: 27 Aug 2021 02:17
Last Modified: 27 Aug 2021 02:17
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/21464

Actions (login required)

View Item View Item