STRATEGI GURU AL-QUR’AN HADITS DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT HAFALAN JUZ ‘AMMA SISWA KELAS VIII DI MTsN 1 TULUNGAGUNG

ERIK SETIOWATI, 12201 173133 (2021) STRATEGI GURU AL-QUR’AN HADITS DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT HAFALAN JUZ ‘AMMA SISWA KELAS VIII DI MTsN 1 TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (514kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (441kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (551kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (777kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (445kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (565kB)
[img] Text
BAB V .pdf

Download (693kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (298kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (432kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “ Strategi guru al-Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung ” ini ditulis oleh Erik Setiowati, NIM 12201173133. Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh Prof. Dr. Sokip, S.Ag., M.Pd.I Kata kunci : Strategi guru, semangat, hafalan juz ‘amma Semangat merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam proses menghafal al-Qur’an ( juz ‘amma), karena menghafal al-Qur’an (juz ‘amma) bukanlah suatu hal yang mudah yang bisa dilakukan oleh semua orang. Semangat yang dirasakan oleh setiap peserta didik tentu berbeda dalam menghafal juz ‘amma, ada yang selalu istiqomah semangat ada juga yang naik turun semangatnya. Hal tersebut disebabkan timbulnya rasa malas,lelah dan jenuh dalam diri peserta didik di sela-sela menghafal al-Qur’an ( juz ‘amma ). Itulah yang menjadi tugas seorang guru bagaimana dalam menyiapkan strateginya dalam rangka meningkatkan semangat siswa dalam menghafal juz ‘amma. Proses menghafal akan berjalan lebih maksimal, dengan adanya semangat dalam diri peserta didik. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana perencanaan strategi guru al-Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung ?, (2) Bagaimana pelaksanaan strategi guru al-Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung ?, (3) Bagaimana evaluasi strategi guru al Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung ?, Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui perencanaan strategi guru al-Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung, (2) Untuk mengetahui pelaksanaan strategi guru al-Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung, (3) Untuk mengetahui evaluasi strategi guru al-Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif-studi kasus. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya peneliti menggunakan tiga tahapan berupa reduksi data, paparan data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Pengecekan keabsahan data temuan melalui ketekunan pengamatan, triangggulasi, pemeriksaan sejawat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan strategi guru al Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung terdapat beberapa rencana diantaranya yaitu : (a) guru mengadakan rapat untuk menyusun strategi dalam meningkatkan semangat siswa dalam menghafal, (b) guru menyusun RPP, (c) guru menentukan metode, (d) guruakan memberikan reward, (2) Pelaksanaan strategi guru al-Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MTsN 1 Tulungagung adalah : (a) membentuk siswa ke dalam beberapa kelompok, (b) melakukan kegiatan pembiasaan tadarus al-Qur’an, (c) memberikan motivasi, ( d) menyampaikan materi ilmu tajwid, (e) muraja’ah, (f) setoran hafalan, (3) Evaluasi strategi guru al-Qur’an hadits dalam meningkatkan semangat hafalan juz ‘amma siswa kelas viii di MtsN 1 Tulungagung yaitu dengan melihat adanya hambatan yang di alami siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung, hambatan yang dialami siswa terdapat dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal (a) faktor internal meliputi kurang fokusnya siswa dalam mengikuti pembelajaran, muncul rasa malas, lelah dan jenuh (b) faktor eksternal meliputi faktor dari keluarga, teman, dan lingkugan sekitar.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama > Al Hadist
Agama > Al Quran
Pendidikan Islam > Madrasah tsanawiyah
Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: 12201 173133 ERIK SETIOWATI
Date Deposited: 12 Aug 2021 08:13
Last Modified: 12 Aug 2021 08:13
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/20620

Actions (login required)

View Item View Item