KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII B DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DI SMPN 1 SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG

LUTFI KURNIAWAN, 17204163198 (2020) KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII B DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DI SMPN 1 SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (644kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (534kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (815kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (814kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (620kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (670kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (558kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (430kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Materi Teorema Pythagoras Kelas VIII B Ditinjau dari Gaya Belajar di SMPN 1 Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Lutfi Kurniawan, NIM.17204163198, pembimbing Nur Cholis, S.Pd.,M.Pd. Kata Kunci: Pemecahan masalah, Teorema Pythagoras, Gaya Belajar, Visual, Auditori, Kinestetik. Dalam menyelesaikan masalah matematika, siswa seringkali mengalami kesulitan dalam pemahaman masalah. Kesulitan yang dihadapi siswa sangatlah beragam, antara lain kesulitan dalam memahami soal, mengubah kalimat soal kedalam bahasa matematika, dan dalam melakukan langkah penyelesaian. Siswa mengatasinya kesulitan yang dialaminya dengan bertanya kepada teman yang dinggap lebih faham. Selain itu, terdapat siswa yang membaca kembali materi yang telah diajarkan, dan ada pula yang meminta guru untuk menjelaskan kembali cara penyelesaiannya. Dari perbedaan siswa dalam memahami pembelajaran yang disampaikan guru dan cara mengatasi kesulitan belajarnya menandakan bahwa siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan sangat mempengaruhi gaya belajar setiap siswa. Oleh karena itu gaya belajar siswa berbeda satu sama lain. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendiskirpsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan gaya belajar visual materi teorema pythagoras kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol. (2) Untuk mendiskirpsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan gaya belajar auditori materi teorema pythagoras kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol. (3) Untuk mendiskirpsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan gaya belajar kinestetik materi teorema pythagoras kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif jenis studi kasus. Lokasi penelitiannya adalah SMPN 1 Sumbergempol. Peneliti mengambil subjek berdasarkan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan gaya belajar siswa, yaitu gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 siswa dengan gaya belajar visual, 2 siswa dengan gaya belajar auditorial, dan 2 siswa dengan gaya belajar kinestetik. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data bisa dilihat dari ketekunan pengematan, triangulasi, dan pengecekan teman sejawat. Hasil penelitian yaitu (1) Siswa dengan gaya belajar visual dalam menyelesaikan soal materi teorema Pythagoras memenuhi indikator pada tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Sehingga dapat dikatakan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tahapan Polya. (2) Siswa dengan gaya belajar auditori dalam menyelesaikan soal materi teorema Pythagoras hanya dapat memenuhi tahap memahami masalah, namun ada sebagian siswa yang mampu memenuhi indikator merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan masih belum memenuhi indikator memeriksa kembali. Sehingga dapat dikatakan bahwa siswa dengan gaya belajar auditori tidak memiliki kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tahapan Polya. (3) Siswa dengan gaya belajar kinestetik dalam menyelesaikan soal materi teorema Pythagoras memenuhi tahap memahami masalah, merencanakan masalah dan melakukan perencanaan. Namun siswa tidak memenuhi indikator memeriksa kembali. Sehingga dapat dikatakan bahwa siswa dengan gaya belajar kinestetik tidak memiliki kemampuan pemecahan masalah berdasarkan tahapan Polya.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 17204163198 LUTFI KURNIAWAN
Date Deposited: 30 Nov 2020 01:42
Last Modified: 30 Nov 2020 01:42
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/17266

Actions (login required)

View Item View Item