PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PDRB, INFLASI, RETRIBUSI PASAR DAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DALAM MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT KOTA BLITAR (PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM)

PRIANI AWIANTI, 17402163224 (2020) PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PDRB, INFLASI, RETRIBUSI PASAR DAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DALAM MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT KOTA BLITAR (PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (760kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (115kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (107kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (631kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (967kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (350kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (690kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (526kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (689kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (317kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Jumlah Penduduk, PDRB, Inflasi, Retribusi Pasar dan Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kota Blitar (Perspektif Ekonomi Islam)” ini di tulis oleh Priani Awianti, NIM. 17402163224, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, Pembimbing Dr. Nur Aini Latifah, S.E., M.M. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena akan kurangnya kemampuan pendapatan asli daerah dalam menyumbang kepada penerimaan daerah, dikarenakan belum optimalnya pemerintah daerah dalam mengelola potensi daerah. Dan untuk mengetahui potensi sumber-sumber Pendapatan Daerah yakni dibutuhkan pengetahuan tentang analisis perkembangan beberapa indikator makro ekonomi diantaranya Jumlah Penduduk, PDRB, Inflasi, Retribusi Pasar dan Pajak Daerah. Dimana peningkatan Jumlah Penduduk, PDRB, Inflasi, serta besarnya perolehan Raetribusi Pasar dan Pajak Daerah ini dapat menentukan besarnya tingkat Pendapatan Daerah yang akan dihasilkan. Selain itu jika Pendapatan Daerah meningkat maka akan terciptanya suatu kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Menguji pengaruh jumlah penduduk terhadap PAD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar, (2) Menguji pengaruh PDRB terhadap PAD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar, (3) Menguji pengaruh inflasi terhadap PAD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar, (4) Menguji pengaruh retribusi pasar terhadap PAD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar, (5) Menguji pengaruh pajak daerah terhadap PAD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar, (6) Menguji pengaruh jumlah penduduk, PDRB, inflasi, retribusi pasar dan pajak daerah terhadap PAD dalam meningkatkan kesejahteraan msyarakat Kota Blitar, (7) Menguji pengaruh jumlah penduduk, PDRB, inflasi, retribusi pasar dan pajak daerah terhadap PAD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Blitar berdasarkan Perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiasif. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam periode pengamatan 2011 -2018 dimana pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk data laporan PAD, Jumlah Penduduk, PDRB, Inflasi, Retribusi Pasar, dan Pajak Daerah dari BPS dan BPKAD. Penelitian ini, metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk membuktikan hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Jumlah penduduk memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kota Blitar. Dalam ekonomi islam kaitan antara Jumlah Penduduk dengan penerimaan pemerintah berasal dari produktivitas yang dihasilkan oleh masyarakatnya dimana semakin meningkatnya jumlah penduduk yang produktivitas dalam bekerja akan meningkatkan penerimaan serta pembangunan daerah seperti yang telah dijelaskan pada surat An Najm ayat 39, (2) PDRB memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kota Blitar. Hal ini mengasumsikan tertibnya masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah, dimana hal tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi islam, (3) Inflasi memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kota Blitar. Dalam ekonomi islam bahwa inflasi disebabkan karena kesalahan manusia, maka inflasi yang terjadi di Kota Blitar disebabkan oleh kesalahan manusia dan itu memperburuk stabilitas ekonomi, (4) Retribusi pasar memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kota Blitar, (5) Pajak Daerah memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kota Blitar. Retribusi pasar dan pajak daerah dalam ekonomi islam merupakan sumber pemasukan negara dan digunakan untuk berbagai keperluan umatnya secara merata dan adil, yakni untuk kepentingan masyarakatnya seperti pembangunan fasilitas-fasilitas serta pelayanan umum, (6) Jumlah Penduduk, PDRB, Inflasi, Retribusi Pasar dan Pajak Daerah secara bersama sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kota Blitar. Kata Kunci: PAD, Jumlah Penduduk, PDRB, Inflasi, Retribusi Pasar, Pajak Daerah

Item Type: Skripsi
Subjects: Ekonomi > Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: 17402163224 PRIANI AWIANTI
Date Deposited: 16 Nov 2020 03:04
Last Modified: 16 Nov 2020 03:04
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/17174

Actions (login required)

View Item View Item