STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS BAHASA JAWA PESERTA DIDIK KELAS V DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TENGGUR REJOTANGAN TULUNGAGUNG

MARFI AFIFATUS SOLIKHAH, 17205163169 (2020) STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS BAHASA JAWA PESERTA DIDIK KELAS V DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TENGGUR REJOTANGAN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (361kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (47kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (457kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (426kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (350kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (407kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (145kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (102kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (201kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Strategi guru dalam meningkatkan keterampilan menulis bahasa Jawa peserta didik kelas V di MI Tarbiyatul Islamiyah Tenggur Rejotangan Tulungagung” ini ditulis oleh Marfi Afifatus .S, NIM. 17205163169, Pembimbing Dr. Mohamad Jazeri, S. Ag., M. Pd. Kata kunci: Strategi guru, Keterampilan menulis, Bahasa Jawa Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berkomunikasi peserta didik menggunakan bahasa Jawa, kepekaan dan penghayatan terhadap karya sastra Jawa, serta tanggungjawab untuk melestarikan hasil kreasi budaya Jawa sebagai salah satu unsur kebudayaan nasional. Bahasa Jawa penting dipelajari sejak dini sebagai salah satu pengetahuan dasar dalam berkomunikasi khususnya di daerah pulau Jawa. Selanjutnya kemampuan berkomunikasi dapat ditingkatkan melalui keterampilan menulis bahasa Jawa yaitu kemampuan menuangkan buah pikiran ke dalam bahasa tulisan melalui kalimat-kalimat yang dirangkai secara utuh, lengkap, dan jelas sehingga buah pikiran tersebut dapat dikomunikasikan kepada pembaca dengan berhasil. Keterampilan menulis bahasa Jawa lebih mendalam dapat diketahui melalui penulisan paragraf deskripsi, eksposisi, dan argumentasi bahasa Jawa. Fokus penelitian yang dikaji dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimana strategi guru dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis deskripsi bahasa Jawa peserta didik kelas V di MI Tarbiyatul Islamiyah Tenggur Rejotangan Tulungagung? (2) Bagaimana strategi guru dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis eksposisi bahasa Jawa peserta didik kelas V di MI Tarbiyatul Islamiyah Tenggur Rejotangan Tulungagung? (3) Bagaimana strategi guru dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis argumentasi bahasa Jawa peserta didik kelas V di MI Tarbiyatul Islamiyah Tenggur Rejotangan Tulungagung?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi guru dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis deskripsi, eksposisi dan argumentasi bahasa Jawa peserta didik di MI Tarbiyatul Islamiyah Tenggur Rejotangan Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif untuk menganalisis data-data berupa kata atau kalimat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan pengumpulan data yang berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: strategi guru dalam meningkatkan keterampilan menulis bahasa Jawa peserta didik dilakukan dengan cara: (1) Keterampilan menulis deskripsi dalam bahasa Jawa merupakan keterampilan menjelaskan, menjabarkan, memahami dan menuliskan sebuah pengalaman pengalaman peserta didik yang kemudian dibuat tulisan paragraf deskripsi dalam bahasa Jawa. Materi yang digunakan dalam menulis deskripsi bahasa Jawa juga sudah ada dibuku dan peserta didik dapat mempelajarinya sendiri. Guru menggunakan cara: Pertama, yaitu peserta didik diminta untuk membaca terlebih dahulu. Kedua, guru menyediakan materi teks bacaan bahasa Jawa untuk menstimulus peserta didik. Ketiga, guru memberikan arahan tahap dan cara penulisan kalimat dalam bahasa Jawa. Faktor pendukung dalam meningkatkan keterampilan menulis deskripsi bahasa Jawa adalah materi yang dapat dijadikan sebagai sumber dalam menulis deskripsi yang digunakan oleh peserta didik. Kendala atau hambatan dalam bahasa Jawa adalah peserta didik kurang memahami dan kurang mempelajari tentang bahasa Jawa dan bagaimana cara penulisan dalam bahasa Jawa. (2) Keterampilan menulis eksposisi dalam bahasa Jawa merupakan keterampilan memberikan penjelaskan atau memberikan informasi kepada orang lain supaya orang lain dengan mudah memahaminya yang ditulis dalam kalimat bahasa Jawa. Materi dalam pelajaran bahasa Jawa tersebut sudah ada dalam buku dan sudah dicantumkan secara jelas dalam buku materi. Guru menggunakan cara: Pertama, membiasakan memberikan soal-soal latihan kepada peserta didik. Kedua, guru dapat memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah dalam menulis teks bahasa Jawa. Ketiga, guru membimbing peserta didik dalam menulis informasi menggunakan bahasa Jawa. Faktor pendukung dalam meningkatkan keterampilan menulis eksposisi bahasa Jawa tersebut adalah kejadian atau pengalaman-pengalaman yang dialami dan dirasakan oleh peserta didik itu sendiri. Kendala atau hambatan dalam meningkatkan keterampilan menulis eksposisi bahasa jawa yaitu penyampaian ide pikiran anak terhadap bahasa tulisan yang sangat dirasa sulit oleh peserta didik. (3) Keterampilan menulis argumentasi dalam pembelajaran bahasa jawa adalah keterampilan menulis pendapat atau komentar yang kemudian dituangkan ke dalam tulisan bahasa Jawa. Materi dalam menulis keterampilan argumentasi tersebut sudah ada dibuku panduan dan peserta didik dilatih untuk menuliskannya. Guru mengguankan cara: Pertama, guru yaitu anak dibiasakan dan dilatih untuk membaca bahasa Jawa baru setelah itu anak diminta untuk menulis. Kedua, guru memberikan pendalaman kosa kata bahasa Jawa terhadap peserta didik sebab paragraf argumentasi mengutarakan pendapat masing-masing peserta didik yang dituangkan dalam tulisan Jawa. Ketiga, guru mendampingi peserta didik dalam menulis dan memberikan pendapat menggunakan bahasa Jawa. Faktor pendukung dalam meningkatkan keterampilan menulis argumentasi bahasa Jawa pada peserta didik adalah sumber belajar dan materi ajar yang dijadikan sebagai sumbernya. Kendala atau hambatan dalam pembelajaran bahasa Jawa yaitu kurangnya penguasaan kosa kata dan juga pemahaman tentang baagaimana cara membacanya, dan menuliskan kedalam bahasa Jawa dengan baik dan tepat supaya mudah dibaca dan didengar.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru MI
Depositing User: 17205163169 MARFI AFIFATUS SOLIKHAH
Date Deposited: 26 Oct 2020 03:03
Last Modified: 26 Oct 2020 03:03
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/17063

Actions (login required)

View Item View Item