PERSEPSI ULAMA TERHADAP PERMINTAAN PEMBAGIAN HARTA WARIS DARI ORANG YANG MASIH HIDUP (Studi Kasus di Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek)

FERDIYAN WAHYU RAHMANTO, 17102163051 (2020) PERSEPSI ULAMA TERHADAP PERMINTAAN PEMBAGIAN HARTA WARIS DARI ORANG YANG MASIH HIDUP (Studi Kasus di Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (318kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (86kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (337kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (470kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (208kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (341kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (366kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (88kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (218kB)

Abstract

ABSTRAK Ferdiyan Wahyu Rahmanto,17102163051 “Persepsi Ulama Terhadap Permintaan Pembagian Harta Waris Dari Orang Yang Masih Hidup (Studi Kasus Di Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek), Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syari‟ah dan Ilmu Hukum, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, dibimbing oleh Prof. Dr. H. A. Hasyim Nawawie, S.H., M.Si. Kata kunci : Persepsi Ulama, Permintaan Harta Waris dari orang yang masih hidup, hukum Islam dan positif Penelitian ini dilatarbelakangi problematika terjadinya kasus permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup yang terjadi di salah satu keluarga yang berada di desa Ngadisuko di mana hal tersebut bertentangan dengan sistem hukum kewarisan yang berlaku bagi warga Negara Indonesia. Sehingga peneliti tertarik untuk meneliti dari sudut pandang ulama dan tinjauan hukum islam dan positif KHI. Dan ketika ada kejadian yang sama, maka akan menjadi lebih jelas hukumnya. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup di desa Ngadisuko? 2) Bagaimana persepsi ulama Trenggalek terhadap permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup? 3) Bagaimana tinjauan hukum islam dan positif KHI terhadap permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup? Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup di desa Ngadisuko 2) Untuk mengetahui bagaimana persepsi ulama terhadap permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup 3) Untuk mengetahui bagaimana hukum islam dan positif KHI terhadap permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup. Metode yang di gunakan penelitian adalah metode penelitian kualitatif atau penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini berupa wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan pengumpulan data,reduksi data,penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup yang terjadi di desa Ngadisuko di latar belakangi faktor ekonomi yaitu seorang anak yang terbelit hutang sehingga meminta harta warisan kepada orang tuanya yang masih hidup dengan tujuan untuk menyelesaikan hutang-hutangnya. 2)Permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup menurut pendapat ulama Trenggalek membolehkan dengan ketentuan persetujuan seluruh keluarga yang mendapatkan harta waris dan pembagian harta waris menjadi pembagian harta hibah. 3) Tinjauan hukum islam dan hukum positif KHI terhadap permintaan pembagian harta waris dari orang yang masih hidup yaitu dalam hukum islam dibolehkan dengan ketentuan pembagian harta waris menjadi pembagian harta hibah dan dalam hukum positif KHI di bolehkan dengan ketentuan persetujuan para ahli waris yang bersangkutan.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 17102163051 FERDIYAN WAHYU RAHMANTO
Date Deposited: 13 Oct 2020 04:32
Last Modified: 13 Oct 2020 04:32
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/16863

Actions (login required)

View Item View Item