PERAN KANTOR URUSAN AGAMA DALAM MEMINIMALISIR PERNIKAHAN DI BAWAH TANGAN DI KECAMATAN SUMBERGEMPOL (Studi Kasus Pada Tahun 2018-2019)

MOHAMMAD FAHRUR ROZI, 17102163007 (2020) PERAN KANTOR URUSAN AGAMA DALAM MEMINIMALISIR PERNIKAHAN DI BAWAH TANGAN DI KECAMATAN SUMBERGEMPOL (Studi Kasus Pada Tahun 2018-2019). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (206kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (88kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (180kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (532kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (226kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (375kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (226kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (74kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (222kB)

Abstract

ABSTRAK Mohammad Fahrur Rozi, 17102163007, 2020, Peran KUA Dalam Meminimalisir Pernikahan di Bawah Tangan di Kecamatan Sumbegempol (Studi 2017-2018),, Skripsi, Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung,Dr. Ahmad Musonnif, M.H.I Kata Kunci: Peran KUA, nikah, di bawah tangan. Penelitian ini dilatar belakangi olehpemahaman masyarakat di Kecamatan Sumbergempol yang mempunyai perbedaan pemahaman tentang mencatatkan pernikhan di KUA. Namun kebanyakan orang meyakini bahwa penikahan di bawah tangan adalah sah secara agama meskipun tidak dicatatkan di kantor urusan agama.Akibat dari pemahaman tersebut timbullah dualisme hukum yang ada dinegaraIndonesia yaitu disatu sisi perkawinan itu harus dicatatkan di KUA dan disisi lainperkawinan tanpa dicatat pun tetap berlaku dan diakui oleh masyarakat. Rumusan masalah yaitu(1 )Bagaimana tingkat pernikahan di bawah tangan di Kecamatan sumbergempol serta penyebab terjadinya pernikahan di bawah tangan, (2)Upaya yang dilakukan Kantor Urusan Agama Kecamatan subergempol dalammeminimalisir nikah dibawah tangan, (3)Efektivitas upaya KUA kecamatan Sumbergempol dalam meminimalisirnikah di bawah tangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan hukum positif dan hukum Islam. Lokasi penelitian ini adalah pendapat para ulama di Kabupaten TubanTeknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode (1) reduction (reduksi data) (2) data display (penyajian data) (3) conclusion drawing (verivikasi) Hasil dari penelitian ini adalah (1) bahwa Tingkat pernikahan dibawah tangan diketahui dengan istbat nikah pada tahun 2018-2019, pada tahun 2018 tidak ada nikah isbath dan pada tahun 2019 ada 1 orang yang melakukan itsbat nikah, alasan masyarakat yang melakukan nikah dibawah tangan yaitu, kurangnya dalam memenuhi administrasi persyaratan nikah dan rukun nikah seperti, umur belum mencukupi, dll, (2) bahwa usaha dari KUA adalah memberikan penyuluhan tentang pentingnya pencatatan perkawinan melalui sambutan-sambutan diperingatan acara keagamaan ataupun pernikahan, melakukan kerjasama lintas sektoral (3) Peran KUA Kecamatan Sumbergempol adalah kurang efektif. Karena kurangnya koordinasi antara pegawai KUA, P3N, dan penyuluh yang mengakibatkan tidak berjalannya program dari KUA.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 17102163007 MOHAMMAD FAHRUR ROZI
Date Deposited: 13 Oct 2020 04:20
Last Modified: 13 Oct 2020 04:20
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/16862

Actions (login required)

View Item View Item