STRATEGI GURU TPQ DALAM MENGEMBANGKAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI 5-7 TAHUN DI TPQ SABILIL HUDA PANCIR SIDOREJO PONGGOK BLITAR

ULFATUN NADHIROH, 17206163030 (2020) STRATEGI GURU TPQ DALAM MENGEMBANGKAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI 5-7 TAHUN DI TPQ SABILIL HUDA PANCIR SIDOREJO PONGGOK BLITAR. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (791kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (356kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (162kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (347kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (517kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (276kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (387kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (232kB)
[img] Text
DAFTRA PUSTAKA.pdf

Download (297kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Strategi Guru TPQ dalam Mengembangkan Nilai Agama dan Moral Anak Usia 5-7 Tahun di TPQ Sabilil Huda Pancir Sidorejo Ponggok Blitar” ini ditulis oleh Ulfatun Nadhiroh NIM: 17206163030 dibimbing oleh Ibu Anissatul Mufarokah, S.Ag.,M.Pd. Kata Kunci: Strategi Guru, NAM, Anak 5-7 Tahun Latar belakang masalah: nilai agama dan moral merupakan salah satu aspek perkembangan yang ada pada pendidikan anak usia dini, menanamkan nilai agama dan moral sejak dini adalah hal yang penting karena aspek ini berkaitan dengan pengembangan keagamaan dan membentuk kepribadian mereka. Sehingga pengembangan nilai agama dan moral ini tidak kalah penting daripada aspek perkembangan yang lain. Proses pengembangan nilai agama dan moral ini dapat dilakukan melalui pendidikan formal dan nonformal, pendidikan formal yaitu di sekolah, sedangkan nonformal salah satunya TPQ. Mengingat pentingnya pengembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini, maka peneliti mendapat dorongan untuk melakukan penelitian guna mengetahui strategi guru TPQ dalam mengembangkan nilai agama dan moral. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan membaca Al-qur’an dan perilaku moral dalam mengaji ? (2) Bagaimana cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan hafalan surah-surah pendek dan perilaku moral dalam proses hafalan ? (3) Bagaimana cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan sholat berjamaah dan parilaku moral dalam proses sholat berjamaah ? Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menjelaskan bagaimana cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan membaca Al-qur’an dan perilaku moral dalam mengaji. (2) untuk menjelaskan bagaimana cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan hafalan surah-surah pendek dan perilaku moral dalam proses hafalan. (3) untuk menjelaskan bagaimana cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan sholat berjamaah dan perilaku moral dalam proses sholat berjamaah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini memperoleh data dari hasil tiga sumber yaitu orang, dokumen data dan peristiwa dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah model perbandingan tetap berdasarkan pada teori Glaser dan Strauss dengan 3 proses yaitu reduksi data, lalu penyajian data, dan terakhir penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik kepercayaan yaitu triangulasi sumber, memperpanjang keikutsertaan, ketekunan/keajegan pengamatan dan pemeriksaan sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan membaca Al-qur’an dengan menggunakanmetode usmani, yaitu sebuah metode membaca Al-qur’an dengan menekankan pada tanda-tanda baca. Perilaku moral yang ditanamkan dalam proses mengaji yaitu kedisiplinan dan tanggung jawab dengan cara pemberian hukuman (2) cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan hafalan surah-surah pendek dengan menggunakan metode pembiasaan, yaitu sebuah metode dengan membiasakan anak untuk membaca surah-surah pendek setiap hari sehingga lama kelamaan mereka akan hafal dengan sendirian tanpa tekanan. Perilaku moral yang dikembangkan di dalamnya yaitu sikap disiplin dengan penerapan hukuman. (3) cara guru TPQ Sabilil Huda dalam mengembangkan kemampuan sholat berjamaan yaitu dengan metode pembiasaan dan metode ceramah. Setiap hari anak diwajibkan untuk mengikuti sholat berjamaah sehingga akan menjadi sebuah kebiasaan pada anak, kemudian metode ceramah yang digunakan merupakan pemberian motivasi-motivasi yang akan menumbuhkan sikap tanggung jawab dan semangat anak dalam melaksanakan sholat berjamaah dengan tertib. Pengawasan yang dilakukan ini adalah bentuk dari pembentukan kedisiplinan anak.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > PAUD
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru Raudlatul atfal
Depositing User: 17206163030 ULFATUN NADHIROH
Date Deposited: 24 Sep 2020 01:37
Last Modified: 24 Sep 2020 01:37
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/16663

Actions (login required)

View Item View Item