IMPLEMENTASI BUDAYA RELIGIUS DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP SOSIAL PESERTA DIDIK DI SMPN 2 TULUNGAGUNG

SITI UMU NAFIDATUL C., 17201163163 (2020) IMPLEMENTASI BUDAYA RELIGIUS DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP SOSIAL PESERTA DIDIK DI SMPN 2 TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (532kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (295kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (219kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (426kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (550kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (218kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (337kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (160kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (241kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Implementasi Budaya Religius dalam Mengembangkan Sikap Sosial Peserta Didik di SMPN 2 Tulungagung” yang ditulis oleh Siti Umu Nafidatul Chusna, NIM 17201163163, Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, dibimbing oleh Dr.Muhammad Zaini, M.A. Kata Kunci: budaya religius, sikap sosial Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena krisis moral yang saat ini masih terjadi, dengan bukti banyak berita melalui media sosial mengenai kenakalan remaja yang semakin meningkat. Di sisi lain saat ini Indonesia sudah memasuki era industri 4.0, untuk bersaing dengan negara lain Indonesia harus mencetak SDM yang unggul. Selain generasi milenial yang kompetitif dan produktif, dibutuhkan pula generasi milenial yang memiliki sikap religius dan sikap sosial yang baik dalam berinteraksi. Sikap religius memang harus dipahamkan dan dibiasakan pada peserta didik sebagi benteng dari perilaku perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Sikap religius yang sudah dibiaskan berimplikasi pada sikap sosial peserta didik, salah satunya dengan mengadakan kegiatan berbagi nasi kotak, bertujuan untuk menumbuhkan jiwa sosial dan kepedulian peserta didik terhadap sesama. Berkaitan dengan hal tersebut peneliti mencoba mengaitkan dengan implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik. Karena dengan menginternalisasikan nilai-nilai keagamaan secara tepat pada peserta didik dan menjadikannya sebuah kebiasaan, secara perlahan akan mempengaruhi dan mengontrol sikap sosial peserta didik. Fokus penelitian dalam penelitian ini sebagai berikut; (1) Bagaimana bentuk implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik di SMPN 2 Tulungagung?. (2) Bagaimana hambatan implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik di SMPN 2 Tulungagung?. (3) Bagaimana dampak implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik di SMPN 2 Tulungagung?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan bentuk implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik di SMPN 2 Tulungagung. (2) Untuk mendeskripsikan hambatan implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik di SMPN 2 Tulungagung. (3) Untuk mendeskripsikan dampak implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial peserta didik di SMPN 2 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitiannya menggunakan studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Untuk teknik pengumpulan data dengan wawancara terstruktur, observasi non partsipan dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Bentuk implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial antara lain; budaya religius 5s (senyum, sapa, salam, sopan dan santun),budaya religius membaca al-Qur’an, budaya religius toleransi, budaya religius meramaikan masjid. (2) Hambatan Bentuk implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial antara lain; faktor internal (fisik yang kurang sehat, emosi yang sering beruba-ubah dan rasa malas) dan faktor eksternal (latarbelakang keluarga dan lingkungan yang berbeda, alokasi mapel PAI yang terbatasa menjadikan kurangnya internalisasi nilai-nilai religious, sistem zonasi). (3) Dampak implementasi budaya religius dalam mengembangkan sikap sosial antara lain; akrab dengan teman dan memiliki sopan santun, semangat membaca belajar membaca al-Qur’an, ringan tangan ketika berbagi dan menolong orang lain, saling bekerjasama untuk mendisiplinkan, saling menghargai dan menghormati untuk menghilangkan keegoisan, serta bersemangat dalam beribadah maupun mengikuti kegiatan keagamaan.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: 17201163163 SITI UMU NAFIDATUL C.1
Date Deposited: 23 Sep 2020 02:12
Last Modified: 23 Sep 2020 02:12
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/16607

Actions (login required)

View Item View Item