KARAKTERISTIK BERPIKIR ANALITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF KELAS VIII-B MTsN 5 TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2019/2020

17204163211, ACHMAD CAHYANA PUTRA (2020) KARAKTERISTIK BERPIKIR ANALITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF KELAS VIII-B MTsN 5 TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2019/2020. [ Skripsi ]

[img] Text
Cover.pdf

Download (189kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (185kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (78kB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (338kB)
[img] Text
Bab II.pdf

Download (312kB)
[img] Text
Bab III.pdf

Download (75kB)
[img] Text
Bab IV.pdf

Download (668kB)
[img] Text
Bab V.pdf

Download (234kB)
[img] Text
Bab VI.pdf

Download (50kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (168kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Karakteristik Berpikir Analitis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Gaya Kognitif Kelas VIII-B MTsN 5 Tulungangung Tahun Ajaran 2019/2020” ini ditulis oleh Achmad Cahyana Putra, NIM. 17204163211, pembimbing Dr. Muniri, M.Pd. Salah satu model berpikir yang sering digunakan dalam berpikir matematis adalah berpikir analitis. Kemampuan berpikir analitis adalah kemampuan berpikir siswa untuk meguraikan, memperinci, dan menganalisis informasi yang digunakan untuk memahami suatu pengetahuan dengan menggunakan akal dan pikiran yang logis bukan berdasar perasaan atau tebakan. Setiap siswa tentu memiliki kemampuan berpikir analitis yang berbeda. Karakteristik siswa dalam menggunakan kemampuan berpikir secara analitisnya pasti memiliki perbedaan. Karakteristik berpikir analitis terdiri dari pre-analitis, analitis parsial, semi analitis, dan analitis. Karakteristik berpikir analitis ini dapat dilihat ketika siswa memecahkan masalah yang diberikan. Ketika memecahkan masalah, siswa tentu memiliki gaya kognitifnya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana karakteristik berpikir analitis siswa dengan gaya kognitif field dependent dan field independent dalam pemecahan masalah matematika non-rutin berdasarkan tahapan Polya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang dilaksanakan di MTs Negeri 5 Tulungagung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Tes yang diberikan terdiri dari 2 tes yaitu tes Group Embedded Figure Test (GEFT) dan tes Test Pemecahan Masalah Matematika. Teknik wawancara digunakan untuk mendalami kemampuan berpikir analitis subjek. Subjek terdiri dari 2 siswa yang memiliki gaya kognitf field dependent dan 2 siswa yang memiliki gaya kognitif field independent. Hasil penelitian ini adalah: pertama karakteristik berpikir analitis siswa field dependent adalah analitis pada tahap memahami masalah, analitis pada tahap menyusun rencana penyelesaian, semi analitis pada tahap menjalankan rencana serta analitis pada tahap melihat kembali. Siswa field dependent menuliskan elemen pengganggu ketika menyelesaikan masalah yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat terdapat hambatan ketika siswa field dependent menyelesaikan masalah tersebut. Kedua, karakteristik berpikir analitis siswa field independent adalah analitis pada tahap memahami masalah, analitis pada tahap menyusun rencana penyelesaian, semi analitis pada tahap menjalankan rencana serta analitis pada tahap melihat kembali. Siswa field independent menuliskan elemen penganggu ketika menyelesaikan masalah yang diberikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa field independent kurang yakin dalam menuliskan jawaban yang diinginkannya.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: ACHMAD CAHYANA PUTRA 17204163211
Date Deposited: 24 Aug 2020 03:45
Last Modified: 24 Aug 2020 03:47
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/16144

Actions (login required)

View Item View Item