PENGEMBANGAN BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM BERBASIS KEANEKARAGAMAN MAKROALGA DI PANTAI PACAR KABUPATEN TULUNGAGUNG

17208163084, LAILI NURSA’IDAH (2020) PENGEMBANGAN BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM BERBASIS KEANEKARAGAMAN MAKROALGA DI PANTAI PACAR KABUPATEN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (984kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (485kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (129kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (508kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (879kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (686kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (196kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (316kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum Berbasis Keanekaragaman Makroalga di Pantai Pacar Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Laili Nursa’idah, NIM. 17208163084, pembimbing Haslinda Yasti Agustin, S.Si., M.Pd. Kata kunci : Keanekaragaman, makroalga, Pantai Pacar, buku petunjuk praktikum, Botani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya keanekaragaman hayati laut yang dimiliki oleh negara Indonesia, dan fakta bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Hal tersebut menjadi dasar pemikiran bahwa perairan Indonesia menyimpan berbagai sumberdaya hayati berupa biota-biota laut yang melimpah pula. Berdasarkan beberapa faktor tersebut, peneliti memutuskan untuk mempelajari keanekaragaman biota laut khususnya makroalga di Pantai Pacar Kabupaten Tulungagung. Pemilihan makroalga sebagai obyek penelitian dikarenakan jumlah dan jenisnya yang cukup melimpah dan berbagai manfaat yang dikandungnya. Sedangkan alasan pemilihan Pantai Pacar sebagai lokasi penelitian adalah karena belum adanya pendataan mengenai makroalga di pantai tersebut, karakteristik pantai yang mendukung kehidupan makroalga, serta letak yang cukup dekat dan akses jalannya cukup mudah. Selain itu, penelitian ini juga dilatarbelakangi oleh kurangnya bahan ajar yang menarik dan dapat diterapkan di luar kelas pada mata kuliah Botani khususnya topik makroalga di IAIN Tulungagung. Berdasarkan hal itu maka peneliti bermaksud untuk membuat bahan ajar berupa buku petunjuk praktikum mengenai studi keanekaragaman makroalga. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat keanekaragaman makroalga di Pantai Pacar, (2) untuk mengetahui hubungan faktor abiotik penyusun lingkungan tempat hidup makroalga dengan tingkat keanekaragamannya, (3) untuk menghasilkan buku petunjuk praktikum sebagai bahan ajar pada mata kuliah Botani di IAIN Tulungagung, dan (4) untuk mengetahui hasil validasi ahli dan keterbacaan mahasiswa terkait dengan buku petunjuk praktikum yang dihasilkan. Penelitian ini diawali dari penelitian kuantitaif deskriptif untuk mengetahui tingkat keanekaragaman makroalga. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode belt transect dengan jumlah plot yaitu 15 plot, dan jumlah stasiun adalah 3 stasiun dengan jarak antar stasiun sejauh 50 m. Pada setiap plot dilakukan pencatatan terhadap makroalga yang ditemukan beserta faktor abiotiknya seperti, suhu, pH, dan salinitas. Setelah itu, dilakukan identifikasi dan dokumentasi terhadap makroalga yang ditemukan, serta masing-masing spesies diambil satu untuk dijadikan awetan basah. Tingkat keanekaragaman jenisnya dihitung menggunakan indeks Shannon-Wienner. Tahap selanjutnya dari penelitian ini adalah tahap pengembangan bahan ajar dengan model pengembangan ADDIE. Hasil dari penelitian ini selanjutnya dikembangkan menjadi buku petunjuk praktikum sebagai bahan ajar pada mata kuliah Botani.Berdasarkan hasil penelitian diketahui, (1) Tingkat keanekaragaman makroalga di Pantai Pacar berdasarkan Indeks Shannon-Wienner menunjukkan nilai H’ = 2,1276, yang artinya tingkat keanekaragaman jenisnya dalam kategori sedang. Terdapat 3 divisi, 3 kelas, 11 ordo, 12 famili, 13 genus dan 16 spesies makroalga. Adapun nama spesiesnya adalah Codium intertextum, Codium reediae, Chaetomorpha antennina, Ulva flexuosa, Ulva lactuca, Ulva fasciata, Callophyllis haenophylla, Mastocarpus stellatus, Chondrophycus undulatus, Galaxaura rugosa, Grateloupia chiangii, Gracilaria confervoides, Palmaria palmata, Pterocladiella capillacea, Zonaria tournefortii, dan Spatoglossum asperum, (2) Faktor abiotik sangat berhubungan erat dengan tingkat keanekeragaman makroalga. Nilai faktor abiotik yang lebih besar ataupun lebih kecil dari batas idealnya dapat berdampak pada persebaran jumlah dan jenis makroalga. Adapun faktor abiotik yang paling ideal untuk pertumbuhan makroalga berdasarkan penelitian ini adalah pada pH berkisar antara 7,2 – 8,6; suhu berkisar antara (25 – 29)°C; dan salinitas berkisar antara (2,9 – 3,3)% yang terdapat pada stasiun 1 dan 2, (3) Bahan ajar yang dikembangkan adalah buku petunjuk praktikum yang memuat beberapa komponen seperti judul praktikum, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, tata tertib praktikum, aturan dan format penulisan laporan praktikum, prosedur penggunaan petunjuk praktikum, topik praktikum, indikator pencapaian kompetensi, dasar teori, tujuan praktikum, alat dan bahan, prosedur kerja, tabel data hasil pengamatan, diskusi, refleksi, daftar rujukan, dan tabel identifikasi, yang dicetak dalam kertas HVS A4 ukuran (21 x 29,7) cm, dengan desain yang menarik, dan (4) Buku petunjuk praktikum yang telah dikembangkan selanjutnya divalidasi oleh beberapa ahli, dan mendapatkan presentase skor untuk ahli materi sebesar 94,32%; ahli media 86,67%; dosen pengampu mata kuliah Botani 93,75%; dan keterbacaan mahasiswa sebesar 87,3%, sehingga dapat disimpulkan bahwa petunjuk praktikum sudah sesuai dan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar mata kuliah Botani.

Item Type: Skripsi
Subjects: Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Biologi
Depositing User: LAILI NURSA’IDAH 17208163084
Date Deposited: 30 Jun 2020 03:22
Last Modified: 30 Jun 2020 03:22
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/15531

Actions (login required)

View Item View Item