PEMBAJAKAN MEREK DALAM PERSAINGAN PASAR DITINJAU DARI UU NO 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DAN FIQH MUAMALAH (Studi Kasus Konveksi Riani di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung).

SEPTIO PRATAMA, 1711143076 (2020) PEMBAJAKAN MEREK DALAM PERSAINGAN PASAR DITINJAU DARI UU NO 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK DAN FIQH MUAMALAH (Studi Kasus Konveksi Riani di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (53MB)
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (428kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (491kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf

Download (311kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (508kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (127kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (258kB)

Abstract

ABSTRAK Septio Pratama,1711143076, Pembajakan Merek dalam persaingan pasar ditinjau dari UU No. 15 Tahun 2001 tentang Merek dan Fiqih Muamalah (Studi Kasus Konveksi Riani di desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, IAIN Tulungagung, 2019, Pembimbing : Dr. H, M, Darin Arif Muallifin, S.H, M.Hum. Kata Kunci : Pembajakan Merek, Undang-Undang tentang Merek, Fiqih Muamalah Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pembajakan merek yang terjadi di Konveksi tepatnya di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek, Pembajakan dilarang karena dapat merugikan pihak lain. Begitu juga dalam Fiqih Muamalah pembajakan juga dilarang karena termasuk perbuatan mencuri yang artinya memakai hak milik orang lain tanpa izin tanpa dikembalikan. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: 1)Bagaimana praktek pembajakan Merek dalam persaingan pasar Konveksi di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, 2)Bagaimana upaya/tindakan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam penyelesaian pembajakan Merek, 3)Bagaimana pembajakan Merek Konveksi di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung menurut Fiqih Muamalah. Adapun Tujuan dalam penelitian ini antara lain: 1) Untuk mengetahui dan menjelaskan praktek pembajakan Merek dalam persaingan pasar Konveksi di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, 2) Untuk mengetahui bagaimana upaya/tindakan lembaga dalam penyelesaian pembajakan Merek, 3) Untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pembajakan Merek Konveksi di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung menurut Fiqih Muamalah. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan proses pengumpulan data, pembersihan data, penyederhanaan/meringkas data, penyajian dalam bentuk deskriptif verbalitas, penelitian kembali, dan perumusan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Praktek pembajakan merek dalam persaingan pasar konveksi di Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung memang telah terjadi lebih tepat nya terdapat pada nama dan lambang dari merek. Dari adanya pembajakan tersebut ada beberapa pihak distributor melakukan komplain karena ada produk yang hampir sama meski dari kualitas dan harganya cenderung lebih rendah. Dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan hanya memfasilitasi saja karena jika merek belum resmi terdaftar pembajakan itu sah-sah saja tanpa ada sanksi apapun. Namun jika ada pembajakan Merek yang resmi terdaftar pihak Terbajak berhak melapor ke KEMENKUMHAM dan atau bisa langsung melapor ke polisi. Secara konkrit hukum hak cipta dalam Islam tidak diatur, tetapi secara umum hak cipta itu termasuk hak seseorang (Ikhtishos) sehingga dilindungi dalam hukum Islam, yang kalau seseorang ambil tanp izin dari yang berhak maka dihukumi mencuri (haram), kecuali ada prasangka kuat bahwa yang punya hak telah mengizinkan. Islam melindungi hak-hak setiap orang. Merek sebagai salah satu alat hukum dalam upaya memproteksi suatu ciptaan dari pembajakan pihak lain, memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam upaya melindungi hak-hak pencipta dan atau pemegang hak cipta.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 1711143076 SEPTIO PRATAMA
Date Deposited: 13 Jan 2020 06:28
Last Modified: 13 Jan 2020 06:28
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/14247

Actions (login required)

View Item View Item