PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI INOVATOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU (Studi Multi Kasus di MAN 1 Blitar dan SMAN 1 Sutojayan Blitar)

ANIS TRI ROHMAWATI, 17501164001 (2019) PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI INOVATOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU (Studi Multi Kasus di MAN 1 Blitar dan SMAN 1 Sutojayan Blitar). [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (481kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (281kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (68kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (336kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (415kB)
[img] Text
BAB III .pdf

Download (208kB)
[img] Text
BAB IV .pdf

Download (666kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (192kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (94kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (145kB)

Abstract

ABSTRAK Tesis dengan judul "Peran Kepala Sekolah sebagai Inovator dalam Meningkatkan Kompetensi Guru (Studi Multi Kasus di MAN 1 Blitar dan SMAN 1 Blitar)" ini di tulis oleh Anis Tri Rohmawati dengan dibimbing oleh Dr. Agus Zaenul Fitri, M.Pd. dan Dr. H. Nur Efendi, M.Ag. Kata Kunci: Peran Kepala Sekolah, Inovator, Kompetensi Guru. Penelitian dalam tesis ini didasarkan pada fenomena yang terjadi pada saat ini. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan tingginya tingkat persaingan lembaga pendidikan. Selain itu, bertambahnya jumlah penduduk secara drastis mengakibatkan kebutuhan masyarakat akan pentingnya pendidikan semakin meningkat. Dengan demikian peran kepala sekolah sangat diperlukan untuk menghadapi permasalahan tersebut. Peran kepala sekolah dalam hal pendidikan tidak hanya dari segi pembanguna fisik gedung sekolah. Melainkan juga dari unsur internal sekolah itu sendiri. Utamanya guru yang mempunyai peran penting dalam pendidikan. tugas guru tidak hanya sekedar memberikan materi pembelajaran, tetapi juga sebagai orang tua peserta didik ketika di sekolah. Sehingga guru juga harus membantu peserta didik untuk mengembangkan potensinya, membimbing, dan membentuk karakter dari peserta didik dengan baik. Oleh karena itu, guru setidaknya mempunyai kompetensi dasar yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. Untuk menunjang pengembangan kompetensi tersebut, maka peran kepala sekolah sebagai inovator sangat berpengaruh. Pertanyaan penelitian dalam penulisan tesis ini adalah: (1) bagaimana program kepala sekolah sebagai inovator dalam meningkatkan kompetensi guru di MAN 1 Blitar dan SMAN 1 Sutojayan Blitar?, (2) bagaimana wujud inovasi kepala sekolah sebagai inovator dalam meningkatkan kompetensi guru di MAN 1 Blitar dan SMAN 1 Sutojayan Blitar?, dan (3) bagaimana hasil inovasi kepala sekolah dalammeningkatkan kompetensi guru di MAN 1 Blitar dan SMAN 1 Sutojayan Blitar? Tesis ini bermanfaat bagi penulis untuk menambah wawasan tentang peran kepala sekolah dan guru di sekolah. Serta bentuk inovasi yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru. Sehingga dapat diketahui peningkatan kompetensi guru dengan adanya inovasi yang telah dilakukan. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi multi kasus (multy case studies). Pada penelitian ini kasus yang diteliti terdapat pada dua lembaga pendidikan, yaitu MAN 1 Blitar dan SMAN 1 Sutojayan Blitar. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: (1) program kepala sekolah sebagai inovator dalam meningkatkan kompetensi guru tercermin pada perilaku dan kesadaran kepala sekolah untuk melakukan pembaruan dengan menuangkan ide atau gagasan yang inovatif dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan yang tertuang dalam visi dan misi sekolah. (2) Wujud inovasi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru yaitu antara lain dalam meningkatkan kompetensi guru yaitu: kegiatan workshop, diklat, dan mengirim guru dalam pelatihan, memberikan motivasi dan dukungan kepada guru untuk selalu mengembangkan keilmuannya serta memberikan kesempatan untuk studi lanjut, menciptakan rasa kekeluargaan dengan sesama guru, dengan melaksanakan kegiatan anjangsana setiap 3 bulan sekali, dan memberikan keteladanan kepada semua guru baik dengan sikap disiplin, tanggung jawab, sopan dalam bertutur kata, dan senantiasa memberikan pembinaan, arahan, dan pendekatan kepada semua guru. (3) Hasil inovasi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru adalah dengan melakukan penilaian terhadap kelengkapan perangkat pembelajaran, materi yang diajarkan, metode yang digunakan dalam proses pemebelajaran, dan juga pemanfaatan media pembelajaran.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Menengah
Manajemen > Pendidikan Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: 17501164001 ANIS TRI ROHMAWATI
Date Deposited: 31 Dec 2019 06:34
Last Modified: 31 Dec 2019 06:34
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/14170

Actions (login required)

View Item View Item