DEFRAGMENTING BERPIKIR PSEUDO DALAM MEMECAHKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI PYTHAGORAS SISWA KELAS VIII E SMPN 1 NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG

TIKA PRATIWI, 17204153110 (2019) DEFRAGMENTING BERPIKIR PSEUDO DALAM MEMECAHKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI PYTHAGORAS SISWA KELAS VIII E SMPN 1 NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
Cover.pdf

Download (358kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (551kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (85kB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (615kB)
[img] Text
Bab II.pdf

Download (578kB)
[img] Text
Bab III.pdf

Download (295kB)
[img] Text
Bab IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab V.pdf

Download (290kB)
[img] Text
Bab VI.pdf

Download (152kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (368kB)

Abstract

Matematika merupakan salah satu ilmu dasar yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan tidak dapat dipisahkan.Pembelajaran matematika sudah di terapkan sejak TK hingga perguruan tinggi namun, seringkali siswa masih menganggap bahwa hal yang penting dalam matematika yaitu jawaban yang benar. Selain itu, masih terdapat banyak siswa yang memecahkan masalah matematika terutama pada materi Pythagoras, siswa tidak menggunakan proses berpikirnya dengan optimal,tidak melakukan proses refleksi, memberikan respon spontan tanpa menyadari apa yang dikerjakan, dan tidak menunjukkan adanya dorongan untuk memeriksa kebenaran jawaban. Dalam hal ini, siswa dapat dikatakan dalam keadaan berpikir pseudo, jika dibiarkan dalam keadaan ini dapat menyebabkan kerugian bagi siswa. Defragmenting merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi berpikir pseudo yang dialami siswa dalam memecahkan soal terutama pada materi Phytagoras. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah Mendeskripsikan defragmenting berpikir pseudo siswa berkemampuan sedang dan siswa berkemampuan rendah dalam memecahkan soal matematika pada materi Pythagoras. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, peneliti bertindak sebagai instrumen sekaligus pengumpul data serta mengamati. Sehingga dalam memperoleh data yang selengkap-lengkapnya, peneliti mengadakan hubungan secara langsung dengan dunia yang diteliti, bekerjasama dengan guru dan siswa yang terlibat dalam penelitian. Dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara dengan beberapa orang yang terlibat dalam penelitian. Seperti siswa kelas VIII E SMPN 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, setelah dilakukan tes soal oleh peneliti ditemukan terjadinya proses berpikir pseudo-salah siswa dalam memecahkan soal Pythagoras: (1) Diawali dengan kesalahan dalam membuat asumsi pada saat melakukan proses memahami masalah; (2) Ketidaklengkapan substruktur berpikir dalam proses merencanakan cara penyelesaian; (3) Adanya kesadaran sampai membenahi kesalahan. Dari temuan tersebut peneliti melakukan Defragmenting, yaitu meminta siswa untuk mengingat dan menjelaskan: (1) sifat-sifat dari bangun ruang balok yang berkaitan dengan soal Pythagoras; (2) menjelaskan konsep dan pengertian teorema pythagoras, pengertian dari bilangan berpangkat, dan bagaimana memperoleh hasil akar dari suatu bilangan. Defragmenting yang di berikan dapat memberikan solusi pada siswa kelas VIII E SMPN 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung baik dalam memecahkan soal maupun dalam melakukan refleksi dalam memecahkan soal Pythagoras.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 17204153110 TIKA PRATIWI
Date Deposited: 26 Jul 2019 03:39
Last Modified: 26 Jul 2019 03:39
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/12479

Actions (login required)

View Item View Item