Profil Abstraksi dalam Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VII MTs Negeri 02 Tulungagung

ATIKA KAMALA, 17204153032 (2019) Profil Abstraksi dalam Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VII MTs Negeri 02 Tulungagung. [ Skripsi ]

[img] Text
Cover.pdf

Download (805kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (178kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (71kB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (148kB)
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (464kB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (72kB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (176kB)
[img] Text
Bab 6.pdf

Download (57kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (150kB)

Abstract

Abstraksi dalam pembelajaran matematika merupakan serangkaian kemampuan untuk menggambarkan konsep matematis dari permasalahan konstekstual. Abstraksi adalah kegiatan dimana kita menjadi sadar akan kesamaan di antara pengalaman kita. Abstraksi matematis sangatlah penting bagi siswa untuk menciptakan pembelajaran matematika yang bermakna. Dalam proses abstraksi siswa diarahkan untuk menggunakan permasalahan kontekstual yang mewakili suatu konsep lalu menerjemahkannya ke dalam notasi matematika untuk memecahkan suatu masalah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan abstraksi siswa bergaya belajar visual, auditori dan kinestetik dalam pemecahan masalah matematika siswa kelas VII MTs Negeri 2 Tulungagung. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan tes abstraksi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif, dengan langkah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual, auditori maupun kinestetik masing-masing belum memiliki abstraksi yang maksimal pada seluruh tahapan pemecahan masalah. Adapun perbedaannya untuk siswa dengan gaya belajar visual pada tahap memahami masalah ada indikator kemampuan pengenalan yang belum tercapai dan pada tahap menyelesaikan menyelesaikan masalah seluruh indikator kemampuan representasi telah tercapai. Untuk siswa dengan gaya belajar auditori pada tahap memahami masalah seluruh indikator kemampuan pengenalan telah tercapai dan pada tahap menyelesaikan menyelesaikan masalah ada indikator kemampuan representasi yang belum tercapai. Sedangkan untuk siswa dengan gaya belajar kinestetik pada tahap memahami masalah seluruh indikator kemampuan pengenalan telah tercapai dan pada tahap menyelesaikan menyelesaikan masalah seluruh indikator kemampuan representasi juga telah tercapai.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 17204153032 ATIKA KAMALA
Date Deposited: 22 Jul 2019 06:32
Last Modified: 22 Jul 2019 06:32
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/12224

Actions (login required)

View Item View Item