KONTRIBUSI AKAD MUZARA’AH DAN MUKHABARAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEMILIK LAHAN DAN PETANI PENGGARAP PADA USAHA PENGELOLAAN PERKEBUNAN TEMBAKAU DI DESA PELEM KECAMATAN CAMPURDARAT KABUPATEN TULUNGAGUNG

Rolla Kirana Dewi, 17402153424 (2019) KONTRIBUSI AKAD MUZARA’AH DAN MUKHABARAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEMILIK LAHAN DAN PETANI PENGGARAP PADA USAHA PENGELOLAAN PERKEBUNAN TEMBAKAU DI DESA PELEM KECAMATAN CAMPURDARAT KABUPATEN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (670kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (356kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (128kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (573kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (471kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (712kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (468kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (248kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (382kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Kontribusi Akad Muzara‟ah dan Mukhabarah dalam Meningkatkan Pendapatan Pemilik Lahan dan Petani Penggarap pada Usaha Pengelolaan Perkebunan Tembakau di Desa Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Rolla Kirana Dewi, NIM 17402153424, pembimbing Muhamad Aqim Adlan, M.E.I. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat Desa Pelem yang menerapkan kerja sama penggarapan lahan dalam bentuk maron, mertelu dan mrapat yang dalam islam disebut sebagai muzara’ah dan mukhabarah dengan objek tanaman yang ditanam adalah tanaman tembakau. Dengan adanya kerja sama penggarapan lahan dengan menjadikan tembakau sebagai objek tanaman maka diharapkan ada kontribusi dari segi peningkatan pendapatan baik bagi pemilik lahan maupun petani penggarap. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apakah yang melatarbelakangi kemunculan praktek muzara’ah dan mukhabarah di Desa Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung ? (2) Bagaimanakah perbedaan antara praktek muzara’ah dan mukhabarah yang diterapkan oleh masyarakat di Desa Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung ? (3) Bagaimanakah kontribusi praktek muzara’ah dan mukhabarah terhadap peningkatan pendapatan pemilik lahan dan petani penggarap pada usaha pengelolaan perkebunan tembakau di Desa Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang melatarbelakangi adanya kerja sama penggarapan lahan dalam bentuk muzara’ah maupun mukhabarah di Desa Pelem, untuk mengetahui perbedaan antara praktek muzara’ah dan mukhabarah yang diterapkan masyarakat di Desa Pelem serta kontribusinya pada peningkatan pendapatan pemilik lahan dan petani penggarap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (field Research). Data – data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer maupun sekunder. Data ini diperoleh peneliti melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data – data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan model deskriptif analitik. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa faktor – faktor yang melatarbelakangi adanya kerja sama penggarapan lahan dalam bentuk muzara’ah dan mukhabarah di Desa Pelem adalah nilai ekonomi lahan, tolong – menolong serta kompetensi petani penggarap. Perbedaan antara kerja sama dalam bentuk muzara’ah maupun mukhabarah terletak dari segi pertanggung jawaban biaya selama penggarapan apakah ditanggung oleh pemilik lahan/petani penggarap, jangka waktu penggarapan lahan serta prosentase bagi hasil panen. Sedangkan kontribusi dari adanya kerja sama penggarapan lahan dalam bentuk muzara’ah dan mukhabarah adalah bahwa dari pendapatan yang diperoleh dari hasil panen akan digunakan para pelaku akad dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari – hari yang kemudian apabila dirasa telah cukup dalam pemenuhan kebutuhannya tersebut dari pendapatan yang diperoleh akan disimpan dalam bentuk tabungan dan diinvestasikan. Simpulan dari penelitian ini adalah dengan adanya kerja sama penggarapan lahan sangat berkontribusi baik dari segi pemanfaatan lahan dan peningkatan pendapatan bagi pemilik lahan maupun petani penggarap. Saran bagi pelaku akad adalah bagi pemilik lahan tidak menuntut hasil panen yang lebih besar karena posisinya sebagai pemilik modal, petani penggarap yang telah diberi kepercayaan oleh pemilik lahan untuk mengelola lahannya memberikan kontribusi yang maksimal sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya agar hasil yang diperoleh maksimal sehingga dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun pemilik lahan serta para tokoh masyarakat turut serta mengawasi dan mempertahankan tradisi kerja sama yang sudah sejak lama berlangsung tersebut. Kata Kunci : Muzara‟ah, Mukhabarah, Pendapatan

Item Type: Skripsi
Subjects: Ekonomi > Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: 17402153424 Rolla Kirana Dewi
Date Deposited: 13 May 2019 04:57
Last Modified: 13 May 2019 04:57
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/11009

Actions (login required)

View Item View Item