ANALISIS PROSES BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR 3 VARIABEL DI SMAN 1 PANGGUL TRENGGALEK DITINJAU DARI GAYA BELAJARNYA

MARJUNI, 17204153142 (2019) ANALISIS PROSES BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR 3 VARIABEL DI SMAN 1 PANGGUL TRENGGALEK DITINJAU DARI GAYA BELAJARNYA. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (703kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (525kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (206kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (547kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (658kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (623kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (420kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (194kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (502kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Proses Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Materi Persamaan Linear 3 Variabel di SMAN 1 Panggul Trenggalek Ditinjau dari Gaya Belajarnya” ini ditulis oleh Marjuni, NIM. 17204153142, pembimbing Dr. Maryono, M.Pd. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Memecahkan Masalah Matematika, persamaan linear 3 variabel, Gaya Belajar. Berpikir kritis merupakan aktivitas mental dalam pemecahan masalah, mengambil keputusan, menganalisis asumsi, mengevaluasi, memberi rasional, dan melakukan penyelidikan. Berpikir kritis sangat tepat digunakan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Secara alamiah kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah berbeda-beda sehingga ada kemungkinan kesalahan yang ditimbulkan juga berbeda-beda. Selain itu, siswa juga dapat berbeda dalam cara pendekatan terhadap situasi belajar, dalam cara menerima, mengorganisasi dan menghubungkan pengalaman-pengalaman mereka. Situasi-situasi belajar dan cara menerima tersebut sering dikenal sebagai gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika materi sistem persamaan linear 3 variabel di SMAN 1 Panggul dengan gaya belajar: (1) visual, (2) auditorial, (3) kinestetik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan tugas pemecahan masalah (tes), angket gaya belajar, dan wawancara. Pemberian tes dan angket dilakukan pada kelas X IPS 3, kemudian dipilih 6 subjek penelitian yang mewakili gaya belajar visual, kinestetik, dan auditorial. Teknik analisis yang dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir kritis siswa dengan gaya belajar: (1) visual, subjek mampu memenuhi semua tahap proses berpikir kritis yaitu klarifikasi, assesmen, penyimpulan, dan strategi/taktik. (2) auditorial, subjek hanya mampu memenuhi tahap assesmen dari tahap proses berpikir kritis klarifikasi, assesmen, penyimpulan, dan strategi/taktik. (3) Kinestetik, subjek mampu memenuhi tahap klarifikasi dan assesmen dari tahap proses berpikir kritis klarifikasi, assesmen, penyimpulan, dan strategi/taktik.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Pendidikan > Pendidikan Menengah
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 17204153142 MARJUNI
Date Deposited: 30 Apr 2019 06:32
Last Modified: 30 Apr 2019 06:32
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/10680

Actions (login required)

View Item View Item