ANALISIS PEMAHAMAN KONSEPTUAL DAN PROSEDURAL SISWA KELAS VII-H SMPN 1 KALIDAWIR TULUNGAGUNG DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR

HABIBATUS SHOLIHAH, 172041531 52 (2019) ANALISIS PEMAHAMAN KONSEPTUAL DAN PROSEDURAL SISWA KELAS VII-H SMPN 1 KALIDAWIR TULUNGAGUNG DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (356kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (583kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (176kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (477kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (564kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (381kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (743kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (178kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (160kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (269kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “ Analisis Pemahaman Konseptual dan Prosedural Siswa Kelas VIIH SMPN 1 Kalidawir Tulungagung Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Persamaan Linear Satu Variabel Ditinjau Dari Gaya Belajar” ini ditulis oleh Habibatus Sholihah NIM. 17204153152, Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Tulungagung, pembimbing: Dr. Eni Setyowati, S.Pd, MM. Kata Kunci: Pemahaman, Konseptual, Prosedural, Gaya, Belajar, Persamaan Linear Satu Variabel Masih banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita karena siswa kurang memahami konsep PLSV. Saat guru menjelaskan materi, ada siswa yang langsung paham dan ada juga yang tidak paham dengan konsep PLSV. Hal itu disebabkan karena siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Adapun tujuan penelitian iniadalah untuk mendeskripsikan pemahaman konseptual dan prosedural siswa dengan gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik dalam menyelesaikan soal cerita materi persamaan linear satu variabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Adapun teknik yang digunakan adalah angket, tes, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali data. Angket dilakukan untuk mengetahui gaya belajar masing-masing siswa. Tes dan wawancara dilakukan untuk mengetahui lebih dalam pemahaman konseptual dan prosedural siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi persamaan linear satu variabel. Dalam penelitian ini dipilih 6 siswa sebagai subjek penelitian, dimana 2 siswa mewakili siswa dengan gaya belajar audiotori, 2 siswa mewakili siswa dengan gaya belajar visual, dan 2 siswa mewakili siswa dengan gaya belajar kinestetik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Sesuai dengan gaya belajar Audiotori. Subjek MGB memiliki aspek pemahaman koseptual yaitu mampu memahami konsep-konsep matematika, operasi, dan hubungan, mampu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi tidaknya persyaratan untuk membentuk konsep tersebut, dan mampu menerapkan konsep algoritma. Subjek ASZ memiliki aspek pemahaman konseptual yaitu mampu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi tidaknya persyaratan untuk membentuk konsep tersebut, mampu menerapkan konsep algoritma, mampu mengekspresikan konsep menggunakan bentuk dan grafik, dan mampu memodelkan konsep dan menerjemahkannya ke dalam denotasi dan ide. Pemahaman prosedural, Subjek MGB hanya memenuhi aspek menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan dan menjelaskan atau membenarkan satu cara menyelesaikan masalah yang diberikan. Untuk subjek ASZ sudah memenuhi semua aspek pemahaman prosedural. 2) Sesuai dengan gaya belajar Visual. Subjek EKD memiliki aspek pemahaman koseptual yaitu mampu memahami konsep-konsep matematika, operasi, dan hubungan, mampu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi tidaknya persyaratan untuk xviii membentuk konsep tersebut, dan mampu menerapkan konsep algoritma. Subjek TR memiliki aspek pemahaman konseptual yaitu mampu memahami konsepkonsep matematika, operasi, dan hubungan dan mampu menerapkan konsep algoritma. Pemahaman prosedural, mampu mengurutkan suatu tindakan dalam menyelesaikan masalah, mampu menerapkan atau menggunakan simbol keadaan dan proses untuk menyelesaikan masalah matematika, dan mampu menjelaskan atau membenarkan satu cara menyelesaikan masalah yang diberikan. 3) Sesuai dengan gaya belajar Kinestetik. Subjek SM memiliki aspek pemahaman konseptual yaitu mampu memahami konsep-konsep matematika, operasi, dan hubungan dan mampu menerapkan konsep algoritma. Subjek FAS memiliki aspek pemahaman konseptual yaitu mampu memahami konsep-konsep matematika, operasi, dan hubungan, mampu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi tidaknya persyaratan untuk membentuk konsep tersebut, dan mampu menerapkan konsep algoritma. Pemahaman prosedural, subjek SM hanya memenuhi aspek pemahaman prosedural mampu menjelaskan atau membenarkan satu cara menyelesaikan masalah yang diberikan. Untuk subjek FAS sudah memenuhi semua aspek pemahaman prosedural

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 172041531 52 HABIBATUS SHOLIHAH
Date Deposited: 24 Apr 2019 01:26
Last Modified: 24 Apr 2019 01:26
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/10564

Actions (login required)

View Item View Item