ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO (STRUCTURE OF THE OBSERVED LEARNING OUTCOME) PADA MATERI ALJABAR KELAS VII DI MTSN 2 TULUNGAGUNG

SITI FATIMAH, 17204153169 (2019) ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO (STRUCTURE OF THE OBSERVED LEARNING OUTCOME) PADA MATERI ALJABAR KELAS VII DI MTSN 2 TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (272kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (136kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (311kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (661kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (293kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (199kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (156kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (230kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Analisis Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Taksonomi SOLO (Structure of the Observed Learning Outcomes) Pada Materi Aljabar Kelas VII Di MTsN 2 Tulungagung” ini ditulis oleh Siti Fatimah, NIM. 17204153169, pembimbing: Dra. Hj. Umy Zahroh, M.Kes., Ph.D. Kata Kunci : Pemecahan Masalah, Matematika, Taksonomi SOLO, Aljabar Matematika merupakan mata pelajaran yang memerlukan proses pemecahan dalam menyelesaikan suatu masalah. Namun kenyatannya, masih terdapat siswa yang masih kesulitan dalam memecahkan suatu masalah matematika. Kesulitan dalam memecahkan masalah disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi dan memahami suatu masalah. Taksonomi SOLO berperan untuk mengetahui tingkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang terdiri dari level prestructural, unistructural, multistructural, relational, dan extended abstract. Taksonomi SOLO pada soal tes dapat membantu guru untuk mengetahui bagaimana siswa dalam menyelesaikan masalah dan mengukur kemampuan siswa dalam menyelesaikan suatu masalah berdasarkan lima tingkatan taksonomi SOLO. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kemampuan tinggi (SKT), siswa kemampuan sedang (SKS), dan siswa kemampuan rendah (SKR) dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan taksonomi SOLO pada materi aljabar. Diharapkan dapat memberikan gambaran secara singkat bagaimana kemampuan siswa dalam proses pemecahan matematika berdasarkan taksonomi SOLO. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian adalah tes dan wawancara. Tes dan wawancara digunakan untuk mengetahui proses pemecahan masalah matematika yang kemudian hasil jawabannya dianalisis menggunakan teori taksonomi SOLO. Dalam penelitian ini, dipilih 6 siswa sebagai subjek penelitian. Siswa dikategorikan 2 siswa yang memiliki kemampuan tinggi, 2 siswa yang memiliki kemampuan sedang, dan 2 siswa yang memiliki kemampuan rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kemampuan tinggi (SKT) memenuhi empat indikator pemecahan masalah sehingga berada di level extended abstract, siswa kemampuan sedang (SKS) mampu memenuhi dua sampai empat indikator pemecahan masalah, siswa kemampuan sedang yang memenuhi dua indikator pemecahan masalah berada pada level multistructural dan siswa kemampuan sedang yang memenuhi empat indikator sehingga berada pada level extended abstract, dan siswa kemampuan rendah (SKR) belum memenuhi indikator pemecahan masalah sehingga berada di level prestructural.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Pendidikan > Pendidikan Dasar
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 17204153169 SITI FATIMAH
Date Deposited: 23 Apr 2019 07:41
Last Modified: 23 Apr 2019 07:41
URI: http://repo.iain-tulungagung.ac.id/id/eprint/10534

Actions (login required)

View Item View Item